0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Tidak Anggarkan Diklat Kompetensi Guru

Kepala Dinas Dikpora Solo, Etty Retnowati (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Kendati bagi guru yang hasil Uji Kompetensi Guru (UKG)-nya jeblok atau di bawah standar bakal diikutkan Diklat (pendidikan dan latihan), namun hingga saat ini Pemerintah Kota Solo, dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), tidak menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

“Kami belum menganggarkan pelaksanaan Diklat peningkatan kompetensi guru,” jelas Kepala Dinas Dikpora Kota Solo, Etty Retnowati kepada Timlo.net, di Solo, Senin (28/12).

Sehingga kalaupun ada Diklat peningkatan kompetensi guru, menurut Etty, paling cepat setelah anggaran APBD 2016 Perubahan ditetapkan. Karena APBD 2016 telah ditetapkan DPRD kota Solo. “Tentu saja kami tidak berani memaksakan diri seandainya harus melaksanakan Diklat. Kami tidak ingin menyalahi aturan yang ada,” ujarnya.

Namun sejauh ini, guru-guru di Kota Surakarta sudah memiliki agenda rutin penyelenggaraan Diklat peningkatan kompetensi. Penyelenggaraan selama ini dilakukan melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Menurut Etty, guru dengan hasil UKG di bawah passing grade yaitu dengan nilai di bawah 5,5 memang diwajibkan mengikuti Diklat peningkatan kompetensi. Tetapi hingga saat ini hasil UKG tersebut belum diterima Dinas Dikpora Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge