0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KILAS BALIK 2015

SEPTEMBER: Siswi SMK Dicabuli, Siswa SMK Gantung Diri

dok.timlo.net/tarmuji
Tempe keripik yang diduga mengandung plastik menyala saat dibakar (dok.timlo.net/tarmuji)

Solo — Kasus pencabulan siswi sebuah SMK di Wonogiri dan siswa SMK nekat gantung diri mewarnai berita di bulan September 2015. Berita lain, ibu muda tega menganiaya anak kandungnya serta geger keripik tempe plastik yang dijual di pasaran.

1 September: Seorang pelajar SMKN 1 Pracimantoro, Wonogiri nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Saat ditemukan keluarganya, tubuh korban telah kaku menjadi mayat tergantung di dalam kamarnya. Hingga kini motif apa yang mendasari hingga siswa kelas X itu nekat ngendat belum diketahui.

2 September: Teganya, teganya, teganya. Seorang ibu kandung berinisial AY (35), warga Dusun Nusupan RT2/RW5 Desa Soco, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri menganiaya anak perempuannya yang berusia empat tahun hingga babak belur. Akibatnya, Balita tersebut mengalami trauma dan tekanan psikis. Kontan saja, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu melaporkan ke Mapolsek Slogohimo.

3 September: Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi telah bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Menyikapi hal tersebut, KMP langsung menggelar rapat.

4 September: Komjen Pol Budi Waseso akhirnya dicopot dari posisi Kabareskrim Polri. Jenderal bintang tiga itu dirotasi menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sementara, posisi Kabareskrim akan ditempati oleh Komjen Pol Anang Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN.

Seorang warga Kelurahan Giriwono, Wonogiri mengaku kaget setelah memakan tempe keripik, meski gurih dan crispy namun terasa getir di lidah. Setelah dicek, ditemukan adanya lelehan plastik pada tempe keripik itu. Warga pun menduga, tempe kripik tersebut digoreng menggunakan minyak yang di campur plastik atau lilin.

6 September: Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo terbakar, Minggu (6/9). Kebakaran terjadi diduga disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan.

8 September: Empat pelaku yang diduga menjadi sindikat pencurian mesin traktor berhasil diringkus petugas Satreskrim Polres Sragen. Mereka juga diduga telah melakukan aksi kejahatan di sembilan kabupaten dari Sragen hingga Yogyakarta.

9 September: Mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (Kakanwil DJP) Jateng II, Bambang Is Sutopo ditetapkan menjalani tahanan kota oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo. Penahanan yang dijatuhkan, mengakibatkan tersangka harus melapor sedikitnya sekali dalam seminggu.

Di Kabupaten Wonogiri hampir setiap kecamatan ada penderita HIV/AIDS dan bahkan mengalami tren peningkatan, salah satunya yakni Kecamatan Tirtomoyo.

Warga Dusun Jambon, Desa Babadan, Sambi, Boyolali dikagetkan dengan sumur patek yang mengeluarkan air bercampur lumpur dan gas. Sumur patek dengan kedalaman 60 meter yang berada di ladang milik Sardi, hingga pagi tadi mengeluarkan semburan air yang lumayan besar.

10 September: Kecelakaan maut terjadi di jalan antara Pracimantoro-Eromoko, tepatnya di depan Rawat Inap Puskesmas Pracimantoro, Dusun Bendungan RT1/RW4 Desa Tubokarto, Pracimantoro, Wonogiri. Kecelakaan melibatkan Toyota Hilux AD 1838 NU dan Suzuki Smash AD 5970 GR. Akibat kejadian itu, dua pelajar meninggal dunia.

Sebut saja Bunga (17). Warga Dusun Watugede RT11/RW03 Kelurahan Jatisrono, Kecamatan Jatisrono, yang saat ini tercatat sebagai siswi sebuah SMK di Kecamatan Jatiroto ini menjadi korban pencabulan. Sejak 2014 lalu, Bunga dipaksa melayani nafsu bejat TS (23), pemuda asal Dusun Salaman, Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno.

13 September: Hampir satu tahun, seorang bocah berusia tujuh tahun menjadi korban pencabulan seorang duda yang sudah lanjut usia. Gadis kelas II sekolah dasar di Kecamatan Baturetno ini, dicabuli berulang kali di rumahnya. Akibat perbuataan tak senonoh itu, mengantarnya ke balik jeruji besi tahanan Mapolres Wonogiri.

15 September: Pakai busana ketat, puluhan remaja putri terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (15/9). Razia tersebut merupakan Operasi penegakan Syariat Islam bidang syiar ibadah dan akidah.

16 September: Rencana hadirnya ojek online di Solo membuat resah para tukang ojek pangkalan. Mereka berharap, ojek online tidak beroperasi lantaran dipastikan bakal menggerus pendapatan ojek pangkalan.

19 September: Seorang buruh bangunan mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya, akibat kesetrum listrik. Hal itu terjadi diduga akibat keteledorannya saat bekerja. Kini, korban menjalani perawatan intensif di RSUD Sudiran Mangoen Sumarso Wonogiri.

21 September: Dua jambret, kakak-adik menjadi bulan-bulanan massa, saat kepergok menjambret tas milik warga Selogiri di Jl Raya Wonogiri-Solo, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Selogiri.

25 September: Gempa Bumi 4,6 SR menggoyang kawasan Kabupaten Gunung Kidul. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.28 WIB, Jumat (25/9) malam. Meski hanya beberapa detik, namun guncangannya membuat warga Klaten terkejut dan berhamburan keluar rumah.

29 September: Lantaran melakukan perbuatan cabul, Khoiri Lukman (20), warga Munggur, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, dilaporkan ke polisi. Tersangka diduga telah berulang kali melakukan persetubuhan dengan perempun di bawah umur yang masih tetangga desa setempat.

30 September: Warga Dusun Soko, Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri,  Rabu (30/9) mendadak heboh. Karena ditemukan sesosok mayat bocah laki-laki, bocah SD, dengan luka memar pada bagian kepala dan sebagian tubuhnya. Mayat bocah malang tersebut ditemukan tergeletak di bawah jembatan dusun setempat

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge