0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bocah 11 Bulan Penderita Hemangioma Infantile Butuh Uluran Tangan

Bocah penderita Hemangioma Infantile memubuthkan uluran tangan dermawan (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Pasrah dan tetap berikhtiar. Itulah usaha kedua pasangan muda asal Kecamatan Selogiri ini, menjalani cobaan. Pasalnya, buah hati mereka berdua, Luthfi Arya Firdaus (11 bulan) menderita Hemangioma Infantile (sejenis pertumbuhan abnormal pembuluh darah bawah kulit).

Walaupun sudah menggunakan fasilitas BPJS, namun tetap saja keduanya masih membutuhkan biaya hidup sehari-hari dan menutup biaya perjalanan kontrol ke dokter. Sejak berumur dua bulan anak pasangan Anton Sujarwo (28) dan Siti Aisyah (22) warga Dusun Pancuran RT 01 RW 06, Desa Kaliancar, Kecamatan Selogiri, didiagnosis dokter menderita Hemanggioma Infantile.

“Sejak berumur dua bulan lalu, tumbuh benjolan-benjolan di perut, kata dokter ada pertumbuhan pembuluh darah yang tersumbat, ” kata Siti Aisyah.

Sedang, ayah kandungnya, Anton, hanya kerja serabutan dan Siti yang berjualan kelontong sederhana di kampungnya ternyata tidak mampu membiayai pengobatan anaknya. Meski biaya ditanggung oleh BPJS namun tetap saja keluarga kecil itu harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mondar-mandir ke Solo untuk periksa dokter. Tak jarang, jika buah hatinya harus opnam, pasangan muda ini harus menunggu dirumah sakit sehingga keduanya tidak bekerja.

“Lumayan mas, sudah pakai BPJS, bisa mengurangi biaya rumah sakit,” katanya.

Sejak menjalani rawat inap dan saat ini rawat jalan, Lutfi menunjukan kondisi yang membaik. Meskipun rewel, tetapi berangsur-angsur benjolan-benjolan ditubuhnya mulai mengecil. Selama 17 hari, Lutfi menjalani opnam di rumah sakit, kini kesehatannya berangsur-angsur membaik. Namun, tetap saja dia harus bolak-balik ke Solo menjalani kontrol ke dokter.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge