0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perbaiki Nasib, 10 Keluarga Ikut Transmigrasi

IMG_20150209_204551
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen, Sarwaka. ()

Sragen – Sebanyak 10 Keluarga dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sragen diberangkatkan menuju Unit Perumahan Transmigrasi (UPT) di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Sebelum diberangkatkan menuju lokasi, mereka dikumpulkan lebih dulu di Balai Pelatihan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah bersama dengan calon transmigran dari Kabupaten/Kota lain.

”Tahun ini kita berangkatkan 10 KK di dua tempat, 7 KK di Kapuas Hulu, Kalbar dan 3 KK lainnya di Sulsel,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen Sarwaka, melalui Kabid Transmigrasi Handoko saat ditemui wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Handoko mengatakan, rata-rata motivasi mereka ikut transmigrasi lantaran faktor ekonomi. Selain itu, di daerah asal dirasa tidak maju karena ketiadaan lahan.

Handoko menjelaskan, setiap tahun peminat keluarga yang hendak melakukan transmigrasi cukup tinggi. Selain mendapatkan modal usaha uang sebesar Rp 2,5 juta, masing-masing keluarga juga bakal mendapatkan lahan di tempat transmigran untuk diolah.

”Nanti untuk yang Kapuas per keluarga mendapatkan lahan dua hektar, serta tanah dan pekarangan. Begitu juga dengan Soppeng. Ini merupakan program dari Pusat,” jelasnya.

Calon transmigran asal Desa Gebang, Kecamatan Sukodono Salim (34), mengaku tujuan ikut transmigrasi lantaran ingin merubah nasib di perantauan. Dia merasa tidak ada perkembangan di Kabupaten Sragen.

”Kami ini lebih maju di kampung kami sudah biasa bertani. Seluruh keluarga semuanya saya ajak,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge