0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Liburan, Volume Lalin di Boyolali Meningkat 100 Persen

timlo.net/nanin
Kepadatan arus lalu lintas terpantau di wilayah Kota Boyolali libur natal dan liburan sekolah (timlo.net/nanin)

Boyolali — Libur natal bertepatan dengan libur sekolah, arus kendaraan di wilayah Boyolali mengalami peningkatan hingga 100 persen. Peningkatan kendaraan didominasi kendaraan pribadi roda empat dengan plat luar kota.

“Untuk mengurai kepadatan dan kemacetan di dalam kota, arus lalin kita alihkan ke lingkar utara dari arah Barat dan lingkar Selatan dari arah Timur,” kata Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, Minggu (27/12).

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan, menyusul jalur kota merupakan titik keramaian, terutama di sepanjang jalan Pandanaran, dimana banyak rumah makan dan minim lokasi parkir. Untuk titik kepadatan terutama terlihat di pertigaan Ngangkruk, Pengging, pertigaan Randusari, Teras, pertigaan Jl Ir Sukarno dan Jl Semarang-Solo.

“Kepadatan terutama mendekati traffic light,” imbuhnya.

Dijelaskan, biasanya saat akhir pekan jumlah kendaraan yang masuk wilayah Boyolali berkisar 50 kendaraan roda empat permenitnya. Namun pada libur panjang akhir tahun ini jumlah kendaraan yang masuk ke Boyolali terpantau lebih dari 100 kendaraan per menit.

Sementara untuk mengurai kepadatan, Satlantas menempatkan personel untuk menarik arus di penggal jalan yang rawan macet.

“Kepadatan arus lalu lintas kemungkinan hingga Senin, petugas tetap siaga hingga 2 Januari mendatang,” sambungnya.

Kepadatan arus lalu lintas tidak hanya terjadi di Jalur Utama Solo-Semarang, namun juga terjadi di jalur alternatif Boyolali-Magelang via jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). Untuk pengamanan jalur SSB,aparat Polsek Cepogo dan Polsek Selo disiagakan di lokasi.

“Himbauan kita, pengguna jalan untuk tetap waspada dan taati peraturan yang ada,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge