0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Perjalanan Keras Slank Hingga Eksis 32 Tahun

Slank (kapanlagi.com)

Timlo.net – Grup band Slank merayakan ulang tahunnya yang ke-32 pada Sabtu (26/12). Perjalanan band yang beranggotakan Bimbim, Kaka, Ivanka, Ridho, dan Abdee itu memang penuh dengan suka maupun duka.

Pada tahun 1983 drumer Slank, Bimo Setiawan Almazchumi atau yang akrab disapa Bimbim membentuk grup band CSC (Cikini Stones Complex) yang beranggotakan dirinya, Boy, Kiki, Abi, Uti, dan Well Welly. Kecintaan terhadap grup musik legendaris Rolling Stones, CSC selalu menyanyikan lagu-lagu band asal Amerika tersebut.

Sayangnya, CSC tak bertahan lama. Karena mimpi Bimbim yang besar untuk bermusik, ayah tiga anak itu pun lagi-lagi membuat band, bersama dua saudaranya Denny dan Erwan membentuk grup yang diberi nama Red Evil.

Karena omongan orang di sekitar yang menyebutnya mereka slengekan, Bimbim akhirnya mengganti nama Red Evil menjadi Slank. Awalnya Slank beranggotakan Bimbim (drum), Deni (bas), Bongki (gitar), Kiki (gitar), dan Erwan (vokal). Sayang personel Slank saat itu tak bertahan lama, hampir satu tahun berselang, Bimbim lagi-lagi merombak personel Slank hingga 14 kali.

Kesuksesan Slank di industri musik tanah air dimulai tahun 1989. Saat itu Slank dimotori oleh Bimbim (drum), Pay (gitar), Bongki (bas), Indra (keyboard), dan Kaka (vokal). Mereka berlima mulai membuat lagu, hingga akhirnya Slank masuk dapur rekaman. Setahun berjalan, pada tahun 1990 Slank akhirnya merilis album perdana, Suit Suit He He, (Gadis Sexy).

Album tersebut pun meledak di pasaran, dengan hits single Maafkan dan Memang. Bahkan di tahun yang sama, grup band yang bermarkas di gang Potlot itu langsung mendapatkan penghargaan Best Selling Album Rock Categori Basf Award.

Kesuksesan di album pertama membuat Bimbim, Pay, Bongki, Indra, dan Kaka terus berkarya. Mereka berlima pun mengeluarkan beberapa album setiap tahunnya, seperti KAMPUNGAN, PISS, GENERASI BIRU, dan MINORITAS.

Sangat disayangkan, ketika mereka berlima sangat solid dan terbilang cukup sukses, Slank pun terjerumus narkoba. Karena barang haram itu beberapa personel Slank seperti Bongki, Indra, dan Pay hengkang.

Bimbim mengaku memakai narkoba, lantaran ingin bereksperimen.

“Slank ingin bereksperimen aja, kayak gimana kalo kita coba bikin lagu pake cimeng, heroin,” kata Bimbim.

Banyak yang menyayangkan keluarnya tiga personel Slank itu. Apalagi, sejak Bongki, Indra, dan Pay keluar, Bimbim pun berniatan untuk membubarkan Slank, karena sudah lelah mencari personel.

Namun, niatnya tersebut diurungkan oleh pria 49 tahun itu lantaran banyak yang mengirim surat agar Slank tetap ada. Bahkan, salah satu Slankers (penggemar Slank) menuliskan surat dengan darahnya sendiri agar Slank tetap bertahan. Bimbim bahkan sempat diancam dibunuh jika benar-benar membubarkan Slank.

Sejak ditinggal ketiga Slank hanya tinggal berdua. Meskipun begitu, Slank terus bermusik. Di tahun 1996 Slank mengeluarkan album keenam yang diberi nama LAGI SEDIH. Dimana di album tersebut Slank dibantu dua additional, yaitu Reynold (gitar) dan Ivan k (bas).

Hampir sama dengan album-album Slank sebelumnya, di album LAGI SEDIH ini pun terbilang sukses di pasaran meskipun hanya dibantu dengan dua additional. Lagi-lagi, karena ketergantungan dengan narkoba, salah satu additional Slank, Reyonold meninggalkan Slank. Padahal, ketika Reylond hengkang Slank belum menyelesaikan tour-nya ke beberapa kota besar di Indonesia.

Agar tour-nya berjalan lancar, Bimbim langsung mengaudisi dua gitaris sekaligus, yaitu Abdee Negara dan Ridho Hafietz. Abdee yang sebelumnya bermain band bersama Ivan dan Ridho baru pulang dari Amerika Serikat.

Dunia kegelapan masih menyelimuti Slank, meskipun dapat dua ‘amunisi’ baru. Hingga akhirnya di tahun 2000 silam, ketiga personel itu memutuskan berhenti mengkonsumsi barang haram tersebut.

Sejak tahun 1997, formasi ke-14 Slank adalah Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivan (bas), Abdee (gitar), dan Ridho (gitar). Mereka berlima pun terus mengeluarkan album diantaranya TUJUH, MATA HATI REFORMASI, 999+09 (dobel album Abu-Abu dan Biru), VIRUS, SATU-SATU, PLUR, SLANKISSME, SLOW BUT SURE, THE BIG HIP, ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED, JURUS TANDUR, I Slank U, Slank NGGAK ADA MATINYA, dan terakhir RESTART HATI.

(kpl/far/mhr)

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge