0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banpol Golkar dan PPP Tak Cair

ilustrasi (Nanang R)

Karanganyar – Dualisme Partai Golkar dan PPP di pengurus pusat berimbas ke daerah. Dua partai tersebut tidak dapat mencairkan dana bantuan politik (Banpol) bersumber APBD 2015.

”Ini berkaitan dengan kisruh internal partai di jajaran pusat. Banpol untuk Partai Golkar Rp 215.979.706 dan PPP Rp 23.223.289,” kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar, Indrayanto, Sabtu (26/12).

Indrayanto belum dapat memastikan selama keputusan kemendagri tidak dicabut. Namun yang pasti kesbangpol tetap menganggarkan di APBD 2016.

”Belum tahu apakah nantinya diakumulasi atau bagaimana, tergantung keputusan Mendagri,” imbuhnya.

Pihaknya sudah menyampaikan hal itu ke jajaran dua parpol itu di Karanganyar. Besaran banpol disesuaikan perolehan suara sah Pileg. Di Karanganyar paling besar adalah PDIP yang meraup 179.679 dengan banpol sebesar Rp 337.982.008. Disusul Golkar lalu PKS Rp 140.138.212, Gerindra Rp 112.259.682, Demokrat Rp 96.536.557, PKB Rp 73.296.063, PAN Rp 59.555.767 dan Hanura Rp 50.779.974. Sedangkan PPP mendapatkan dana terendah karena hanya mengantongi 11.748 surat suara sah.

”Dana parpol sesuai peraturan 60 persen untuk kebutuhan politik dan 40 persen untuk operasional parpol,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge