0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Ngargotirto Minta Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang Dilestarikan

timlo.net/agung widodo
Sejumlah warga Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang menunjukkan surat yang ditujukan ke Bupati Sragen. (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Warga Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, meminta Pemkab Sragen untuk tidak melelang bangunan Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang yang dibangun di atas lahan milik Perum Perhutani. Mereka justru memohon agar pacuan kuda bekas peninggalan mantan Bupati Sragen Untung Wiyono tersebut dilestarikan untuk mendongkrak perekonomian warga setempat.

” Masyarakat itu maunya dilestarikan, karena itu termasuk aset milik Pemkab. Kalau itu dilestarian khan bisa menambah potensi ekonomi kerakyatan, ekonomi perdesaan,” kata salah satu warga Desa Ngargotirto, Eko Prihyono ketika ditemui wartawan di Pemkab Sragen belum lama ini.

Eko mengungkàpkan, sejak lengsernya Bupati Untung Wiyono tahun 2011 lalu, praktis lapangan Pacuan Kuca Nyi Ageng Serang tidak pernah difungsikan hingga sekarang. Padahal kalau difungsikan bisa menambah pendapatan masyarakat dan menjadi salah satu pendapatan asli daerah.

“Sejak Pak Untung lengser kan itu tidak difungsikan, sedangkan Perhutani dalam suratnya juga masih menunggu proses di Pemkab sragen. Sekarang dalam hal ini kuncinya di Pemkab. Kami masyarakat hanya memohon supaya ini dilestarikan kembali,” paparnya.

Eko menambahkan, kedatangannya ke Pemkab hanya untuk menyampaikan surat permohonan pembatalan lelang kepada Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman. Dalam surat tersebut juga dilampirkan by name by addres 166 warga Desa Ngargotirto, yang menginginkan agar Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang tetap dilestarikan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge