0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalur Pendakian Cemoro Kandang Dibuka

timlo.net/nanang
Arif Nurjati, Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara. (timlo.net/nanang)

Karanganyar – Pasca kebakaran yang melanda hutan Gunung Lawu Oktober lalu, jalur pendakian Gunung Lawu ditutup sampai batas waktu yang belum diitentukan, Namun menjelang momentum pergantian tahun, jalur pendakian Cemoro Kandang sudah dibuka kembali mulai Kamis (24/12).

“Ya dibuka seperti biasa. Tetapi, kami dan anak gunung lawu (AGL) akan mengawasi bersama-sama. Kami masih waspada longsor selama musim hujan,” kata Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Arif Nurjati, saat dihubungi, Jumat (25/12).

Arif menjelaskan jalur pendakian dari pos 3 hingga pos 2 rawan longsor selama musim hujan. Oleh karena itu, AGL dan Perhutani waspada. Mereka akan melarang pendaki apabila hujan deras.

“Aman dilewati, tetapi kalau hujan deres pendaki nggak boleh naik. Kalau pendaki mau turun berhenti di pos 3. Nggak boleh turun sampai reda,” jelas dia.

Arif menjelaskan Perhutani dan AGL memperketat proses administrasi. Pendaki wajib mengisi formulir pendaftaran dan menyebutkan nama penanggung jawab rombongan.

“Kita nggak mau kecolongan, ada pendaki tanpa identitas, kalau terjadi sesuatu kita juga kesulitan,” jelas Arif.

Arif menghimbau kepada para pendaki untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan termasuk kelengkapan identitas serta tidak merusak lingkungan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge