0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bisnis Properti Diprediksi Tumbuh Pesat

Setyo Piujis
seorang pengunjung sedang melihat pameran properti (Setyo Piujis)

Solo – Sejumlah pengembang perumahan optimis pada 2016 nanti kondisi pasar akan jauh lebih baik dari tahun sekarang. Hal itu mengingat beberapa kemudahan serta fasilitas yang diberikan dari pemerintah.

“Meskipun harga rumah FLPP juga naik menjadi Rp 116 Juta, namun pemerintah akan banyak memberikan subsidi bagi masyarakat dan PNS. Sehingga prediksi kita permintaan akan meningkat tahun depan,” ujar Ketua REI Soloraya, Anthony Abadi Hendro P, kepada wartawan, Rabu (23/12).

Dirinya mengatakan, bagi PNS yang ingin memiliki hunian, akan banyak kemudahan yang akan diberikan pemerintah. Diantaranya suku bunga 5 persen, uang muka satu persen, juga mendapatkan tambahan subsidi uang muka sebesar Rp 4 Juta, dan Rp 1,2 Juta dari Bapertarum.

“Belum lagi tambahan subsidi bagi setiap golongan, sehingga satu orang PNS akan terbantu sekitar Rp 9,2 Juta,” terangnya.

Ia menyampaikan, kendati kondisi ekonomi tahun 2015 sempat lesu karena menurunnya daya beli masyarakat. Namun dari data BTN pertumbuhan pembiayaan mencapai 25 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan untuk REI sendiri meski belum berhasil mencapai target yang ditetapkan namun realisasi sampai dengan saat ini mencapai 2.500 unit.

“Target REI untuk rumah FLPP tahun ini 3.500 unit. Meskipun pemerintah daerah saat ini sudah merespon kebijakan dari pemerintah pusat dengan kemudahan perijinan, namun waktunya sudah terlalu mepet sehingga sulit mengejar ketertinggalan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge