0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bandar Judi Online ‘Kelas Kampung’ Ditangkap

Solo – Lantaran dipecat dari pekerjaannya, Joko Supangat (49) warga Kampung Panularan, Kecamatan Laweyan, Solo nekat menjadi bandar judi online. Dalam sehari dirinya mampu meraup keuntungan hingga Rp 170 ribu.

Informasi yang dihimpun, awalnya tersangka hanya melihat dari teman-temannya sering nongkrong di kawasan Kampung Panularan. Setelah mengerti cara mainnya, tersangka dengan modal awal Rp. 1 juta akhirnya memberanikan diri menjadi bandar.

Sebelum dicokok oleh aparat, tersangka telah mengantongi keuntungan dari uang panas tersebut.

“Kami mendapat informasi kalau di kawasan Kampung Panularan ada aktivitas meresahkan, yakni judi online. Laporan dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti dengan menangkap pelakunya,” kata Kapolsek Laweyan, Kompol Agung Nugroho, Kamis (24/12).

Disinggung cara main yang dilakukan oleh tersangka, Kapolsek mengaku, tersangka membuka sebuah situs judi online dengan menggunakan telepon genggam miliknya. Setelah situs berhasil dibuka, lalu nampak sejumlah gambar satwa, gunung dan masih banyak yang lain. Sementara, petaruh berupaya untuk menebak gambar apa yang akan keluar nantinya.

“Tersangka sudah hampir 2 bulan ini menjadi bandar judi online,” jelas Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, petaruh yang berhasil menebak gambar akan mendapatkan 10 kali lipat dari uang yang dipertaruhkan. Sedangkan, pelanggan judi yang biasa bertaruh adalah teman-teman sekampung.

“Hanya kecil-kecilan kok mas. Sama teman sekampung saja,” akunya.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan, berhasil disita barang bukti yakni, catatan rekap taruhan dari para pemasang, uang tunai senilai Rp. 835 ribu dan sebuah telepon genggam. Ataa perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman mencapai lima tahun penjara.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge