0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Ayam Naik Rp 2 Ribu, Pedagang: Tapi Tidak Laku

Ibu Tinuk, penjual daging ayam Pasar Bunder Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok dikeluhkan oleh pedagang daging di Pasar Bunder Sragen. Lantaran harga naik menyebabkan minat pembeli daging juga mengalami penurunan. Seperti harga daging ayam yang semula Rp 28.000 per kilogram, merangkak naik hingga Rp 30.000 per kilo gram.

“Pembelinya susah, cuma sedikit. Kalau bisa harganya Rp 28.000, itu harga normal,” kata Tinuk (46), penjual daging ayam Pasar Bunder Sragen kepada Timlo.net, Rabu (23/12).

Tinuk mengatakan, kenaikan harga terjadi beberapa hari lalu secara bertahap. Semula harganya masih normal Rp 28.000, dua hari kemudian naik menjadi Rp 29.000 per kilogram. Semakin mendekati Natal ini harganya naik lagi hingga Rp 30.000 per kilogram.

Walau cuma terpaut Rp 2000, namun itu menyebabkan penurunan daya beli konsumen. Tinuk mengaku ketika harga masih Rp 28.000 dalam sehari dia mempu menjual 25 ekor ayam potong. Namun setelah kenaikan harga, hingga siang hari baru 5 ekor ayam yang bisa dijualnya.

Sementara untuk harga daging sapi masih dikatakan normal walau tergolong tinggi, yaitu Rp 95.000 per kilogram. Harga ini sudah berlangsung lama setelah lebaran lalu. Namun demikian tingginya harga tersebut tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

“Untuk daging sapi masih normal Rp 95.000, pembelinya juga walau sedikit tapi tak ada  penurunan,” ujar penjual daging sapi Pasar Bunder Sragen, Warsiti (42), warga Kedungpit, Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge