0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota TNI dan Petani Perang Lawan Tikus

dok.timlo.net/putra kurniawan
Gropyokan tikus (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Mengrangi resiko gagal panen akibat serangan tikus yang mulai mengganas, anggota TNI dari Koramil Nguter menggelar gropyokan tikus. Aksi ini dilakukan bersama dengan masyarakat petani memanfaatkan masa persiapan musim tanam berikutnya.

“Kita ridak hanya hari ini saja, ke depan kita akan pindah ke lokasi lainnya yang rawan serangan dan permintaan petani, intinya kami ingin membantu petani agar hasil panennya juga bagus,” kata Babinsa Desa Tanjung, Sertu Sarjoko, Rabu (23/12).

Di Desa Tanjung sendiri memiliki luas areal pertanian mencapai 105 hektar yang  terbagi dalam tiga kelompok tani. Areal persawahan ini selain hama tikus juga berpotensi diserang hama batang coklat yang dapat mengakibatkan gaga panen.

Melalui kerjasama antara TNI dengan masyarakat petani ini, diharapkan mampu mengangkat hasil pertanian. Dan selama terjalin kerjasama antara TNI dengan petani, pada masa tanam ke tiga kemarin, mampu memproduksi sekitar 7-8 ton padi setiap hektarnya.

“Kegiatan kali ini kita dapatkan ratusan ekor tikus yang berhasil kita tangkap, dan kegiatan ini akan kita lakukan terus secara rutin utnuk kedepannya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge