0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Revitalisasi, 50 Pedagang TSTJ Direlokasi

dok.timlo.net/setyo
Pintu masuk TSTJ (dok.timlo.net/setyo)

Solo – Sejumlah 50 pedagang di area kawasan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) direlokasi. Pedagang menempati areal berdagang yang baru di shelter sisi timur pintu masuk TSTJ. Pemindahan pedagang ini merupakan bagian dari revitalisasi kawasan TSTJ.

“Pedagang semula berada di areal seputar kandang kini kita pindahkan ke areal depan. Ini adalah bagian dari revitalisasi,” ungkap Direktur Umum TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Selasa (22/12).

Dirinya mengungkapkan bahwa pihak TSTJ baru memindahkan 50 pedagang, dari total 170 pedagang. Sisanya, baru akan dipindahkan pada 2016 mendatang.

Bimo mengatakan bahwa Pembangunan selter itu dibiayai dari Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UMKM. Pihaknya masih berharap adanya kucuran dana bantuan dari berbagai pihak untuk membangun selter.

Terkait realisasi pembangunan selter lanjutan, Bimo mengatakan Perusda hanya mampu menyediakan lahan. Sedangkan dana pembangunan tentu harus menggandeng pihak lain. Dirinya belum bisa memastikannya pembangunan selter, karena menunggu kucuran dana dari pihak ketiga.

“Memang harus bekerjasama dengan pihak ketiga, karena kalau menggunakan APBD jelas tidak mungkin karena untuk 50 shelter yang kemarin saja habisnya Rp 400 juta,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, bahwa keberadaan pedagang di kawasan kandang hewan menjadi sorotan saat pengurus Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) berkunjung ke TSTJ beberapa waktu lalu.

“Kami rekomendasikan untuk dipindah, karena pedagang yang terlalu dekat ini bisa membuat hewan menjadi stress,” ungkap Kepala Departemen Sumber Daya hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, Burhanuddin Masyud.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge