0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

133 Gereja di 17 Kecamatan Disisir

timlo.net/nanang rahadian
Petugas Polres Karanganyar memeriksa salah satu gereja (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar akan melakukan penyisiran terhadap 133 gereja yang tersebar di 17 kecamatan. Selain itu polres juga akan melakukan pengamanan intensif terhadap obyek-obyek vital menjelang perayaan Natal, Jumat (25/12) mendatang.

“Penyisiran dilakukan tidak hanya pada lima Gereja saja yang memiliki jamaah lebih dari 4.000 orang. Namun, gereja-gereja yang jamaahnya sedikit tetap kita fokuskan,” ujar Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra, saat melakukan penyisiran di Gereja Santa Pius, Karanganyar, Selasa (22/12).

Beberapa gereja yang mendapat pengamanan dan penyisiran intensif antara lain Gereja Katolik Santo Pius di Jalan Lawu, Gereja Katolik Santa Stefanus di Komplek Perkantoran Cangakan, Gereja GKJ Kismorejo di Jaten, dan GKJ Cangakan. Penyisiran dilakukan dengan alat metal detector serta anjing pelacak. Seluruh sudut gereja diperiksa, baik dalam maupun di luar bangunan gereja. Setelah memeriksa ruang utama di dalam gereja, penyisiran dilanjutkan hingga areal administrasi gereja.

“Jadi jamaah yang masuk ke dalam gereja, sudah aman. Untuk pengamanan gereja, selain petugas mulai dari tingkat polres hingga polsek setempat, pengamanan yang dilakukan juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara Natal di masing-masing gereja,” kata Kapolres.

Kasubag Humas Polres Karanganyar, AKP Rochmat mengatakan, pengamanan dalam ibadah Natal akan dilakukan maksimal. Termasuk memeriksa para jemaat yang akan masuk gereja dengan metal detector.

“Langkah-langkah antisipatif kami lakukan, agar tidak ada gangguan dalam pelaksanaan ibadah Natal. Selain dari Polres, pengamanan akan melibatkan personel dari instansi terkait lain, seperti TNI dan Satpol PP,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge