0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

20 Ribu Timus Digoreng Ramai-ramai

timlo.net/nanang rahadian
Tumpeng timus (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Ratusan orang dari tim perwakilan 177 desa, 17 kecamatan, organisasi wanita, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menggoreng timus pada Intanpari Culinary Expo 2015 di Plasa Alun-Alun Kabupaten Karanganyar. Target menggoreng 20.000 timus. Mereka ditantang menyajikan timus sesuai kreasi masing-masing. Tim dari Desa Jatiyoso, Jatiyoso membuat timus isi nangka dan cokelat.

“Biar rasanya lain. Biasanya kan enggak ada isinya. Kami juga pakai tepung panir supaya kelihatan lebih cantik,” tutur salah satu anggota tim, Hartini.

Tim Penggerak PKK dari Ngasem Colomadu tidak ingin kalah. Mereka menyajikan timus lima rasa, yakni original, nanas, keju, blueberry, dan cokelat. Mereka menggunakan selai nanas dan blueberry. Ketua Tim Penggerak PKK Ngasem, Puji Joko Slamet Haryadi, menjelaskan pilihan rasa untuk merangsang minat makan anak-anak.

“Biar anak-anak tertarik makan. Kami pakai kelapa muda supaya rasanya gurih. Harapannya menang. Optimistis. Jauh lho dari ujung sampai sini. Kami juga pakai tepung panir supaya gurih dan cantik,” tutur dia.

Sementara itu, salah satu pengunjung di Plasa Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Indah, mencicipi timus rasa durian dan timus dari ketela korea. Indah penasaran rasa timus isi durian akan seperti apa.

“Belum pernah coba. Rasanya ternyata enak. Manis banget, legit, tetapi enak,” tutur dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar mengatakan, Pemkab Karanganyar ingin mengangkat kuliner di Karanganyar, seperti timus dan satai kelinci. Pemkab juga ingin meresmikan timus jadi produk khas Karanganyar sekaligus akan dipatenkan.

“Ini sekaligus mengangkat citra makanan lokal untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Bupati.

Bupati tidak ingin melepaskan kesempatan. Menurut dia, timus sudah digemari di seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Dia menangkap potensi ketela ungu maupun jenis ketela lain melimpah di Karanganyar.

“Bahan baku ada bahkan melimpah. Ini salah satu upaya kami menumbuhkan usaha kecil. Silakan membuat timus. Kami akan berupaya menggairahkan kuliner khas Karanganyar,” paparnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge