0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Cerita Penjaga Toko Mebel yang Dikelabui Komplotan Pencuri

timlo.net/aditya wijaya
Polisi tengah melakukan olah TKP (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Ratna Wijayanti (29) tak menyangka empat orang pembeli yang menyambangi toko mebel Taruna di Jalan Ahmad Yani, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, ternyata komplotan pencuri.

“Enggak nyangka mas, padahal penampilannya meyakinkan dan naik mobil. Ternyata ngambil brankas yang ditaruh di laci yang berisi uang Rp 20 Juta lebih,” kata Ratna si penjaga toko menangis tersedu – sedu.

Dikatakannya, sekitar pukul 16.30 WIB, ada sebuah mobil berhenti di depan toko yang dijaganya menghadap ke arah selatan. Lalu ada tiga orang yang keluar dari mobil, satu perawakannya bapak-bapak, yang satu ibu-ibu dan satunya lagi perempuan umur 30-an tahun.

Kemudian sang ibu dan anak perempuannya melihat-lihat dan memesan jemuran, matras, ranjang, dan lemari di salah satu sudut toko. Sedangkan si bapak berdiri dekat meja kasir, tempat brankas uang disimpan di laci.

“Sembari memegang kalkulator saya katakan habis sekitar Rp 5 juta dipotong 5 persen. Kemudian ibuknya bilang hendak menuju ke Indomart dulu ambil uang di ATM. Setelah mereka semua masuk mobil, perasaan saya enggak enak. Ternyata benar, brankasnya dibawa kabur. Karena brankas ada nomor kombinasi untuk membukanya,” ucapnya sembari menggendong putranya.

Ditambahkan, pada saat kejadian lokasi sekitar sepi dan seorang karyawan lainnya tengah mengantar pesanan di Gantiwarno. Disisi lain, di dalam toko tidak ada kamera pengintai (CCTV).

Sementara itu, Kapolsek Wedi AKP Suginoto menyebutkan, kejadian itu merupakan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat). Pelaku masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Klaten.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge