0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Donor Darah 100 Kali, Dua Warga Sragen Dapat Penghargaan dari Presiden

Alip dan Dwi Sriyatno, dua warga Sragen yang menerima anugerah Satya Lancana Satya Kebaktian Sosial dari Presiden RI. (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dua warga Sragen, Dwi Sriyatno (52) dan Alip (51), menerima anugerah Satya Lancana Satya Kebaktian Sosial dari Presiden RI. Penganugerahan ini diberikan lantaran keduanya telah telah menjadi donor darah sukarela (DDS) sebanyak seratus kali.

“Saya menjadi donor darah sukarela secara rutin setiap tiga bulan sekali. Kadang saya donor darah dalam rentang waktu dua bulan karena ada pasien darurat yang membutuhkan bantuan,” kata Dwi Sriyatno di Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen.

Penghargaan dari presiden tersebut diterima Dwi dan Alip di Istana Bogor pada Jumat (18/12) lalu. Selain mereka, masih ada 73 orang DDS 100 kali yang berasal dari Jawa Tengah. Sedangkan dari seluruh Indonesia sendiri totalnya berjumlah 893 orang yang berasal dari 26 provinsi.

Dwi yang tinggal di Dukuh Bangoan RT 18, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan ini mengaku, telah menjadi DDS sejak tahun 1986. Ketika itu, sebagai petugas PMI dia sring menyaksikan langsung seorang pasien di RSUD Sragen yang mengalami muntah darah dan segera membutuhkan darah. Sejak itulah terketuk hatinya untuk menolong pasien tersebut dengan menjadi donor darah.

Sememtara Alip, yang berasal dari Dukuh Ngrombo RT 15, Desa Ngrombo, Kecamatan. Plupuh mengungkapkan, selama tiga puluh tahun, setiap tiga bulan sekali dia mendonorkan darahnya secara sukarela di PMI Sragen. Bahkan, untuk donor darah tersebut dia rela mengayuh sepeda onthel sejauh 20 kilometer dari rumahnya.

“Seingat saya, dari 100 kali donor darah di PMI, hanya dua kali saya naik Bus. Selebihnya saya selalu ngonthel pit jengki dari rumah”, ujar Alip.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge