0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, 3 Napi Rutan Solo Pesta Sabu di Kamar Tahanan

Rutan Kelas 1 Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Personel Keamanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Solo berhasil menemukan sebuah alat hisap sabu (bong) di salah satu kamar di Blok D Rutan setempat. Penemuan ini menambah daftar panjang tahanan ataupun narapidana “bandel” yang masih menggunakan barang haram meski mereka menjalani masa kurungan.

“Berbentuk botol minyak kayu putih dengan alat isap dari pulpen. Sudah dimodifikasi sedemikian rupa dan berfungsi sebagai bong untuk media nyabu,” kata Karutan, Oga Geoffani Darmawan kepada wartawan, Senin (21/12) siang.

Dikatakan, dari penemuan alat hisap tersebut pihaknya mencurigai bahwa penghuni kamar melakukan aktivitas terlarang di dalam Rutan. Setelah dilakukan tes urine pihaknya mengamankan tiga narapidana berinisial N, B dan W.

“Dari hasil tes urine, ketiga penghuni kamar No 1 Blok D Narkoba positif. Saat ini kami letakkan ke dalam sel isolasi,” tegas Karutan.

Usai penemuan yang terjadi awal Desember tersebut, kini pihaknya berkordinasi dengan Satnarkoba Polresta Solo untuk menentukan langkah terhadap tiga orang yang dicurigai menggunakan barang haram tersebut.

Di tempat yang sama, Kepala Keamanan Rutan, Urip Dharma Yoga menambahkan, untuk mengantisipasi hal serupa terjadi pihaknya bertindak tegas terhadap tahanan maupun narapidana yang kedapatan menggunakan barang terlaran ini didalam Rutan. Pasalnya, Blok D Narkoba memang seluruhnya diisi para pecandu barang haram tersebut. Sehingga, tak menutup kemungkinan dengan sembunyi-sembunyi mereka mengkonsumsinya.

“Kami mempelajari bagaimana cara memasukkan barang haram tersebut. Jika ditemukan lagi pastinya kami beri sanksi seberat mungkin,” terang Yoga.

Disinggung ketiga pelaku yang diamankan tersebut, Yoga mengaku kalau ketiganya merupakan residivis kasus Narkoba. Sehingga tak mustahil jika mereka telah kecanduan dan melakukan berbagai cara supaya bisa mengkonsumsi narkoba. Termasuk didalam penjara.

“Ketiganya residivis. Sudah sering keluar masuk penjara. Bahkan, hukuman ketiganya mencapai di atas lima tahun,” tegas Yoga.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge