0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebijakan Impor Jeroan Sapi Dipertanyakan

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Dibukanya kran impor jeroan sapi oleh Kementerian Pertanian dipertanyakan. Kalangan dewan menuding pembukaan impor tersebut menguntungkan segelitir orang.

“Apa alasan keran impor dibuka, permaianan siapa? mafianya siapa? buka dong!, kasih inisialnya!, ” kata Anggota DPR, Firman Subagyo, Senin (21/12).

Dia meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman konsisten dengan sikap awal menentang impor pangan.

“Saya minta Mentan konsisten, pernyatan dia kan tidak akan impor. Seharusnya perhatikan peternak lokal, ” katanya.

“Jangan sampai izin impor atas desakan pihak tertentu yang dekat dengan kekuasaaan.”

Dia meyakini jeroan impor berbiaya rendah. Sebab, di luar negeri, jeroan kebanyakan hanya dikonsumsi hewan.

“Dengan cost yang terbilang rendah akan menguntungkan importir karena harga jual di pasar Indonesia akan murah. Jika harga murah, jeroan seperti daging lidah dan sekitar kepala lokal akan tersingkir karena costnya lebih mahal.”

Pada 25 November lalu, Kementan menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 58/Permentan/PK.210/11/2015 tentang pemasukan karkas, daging, dan atau olahan ke Indonesia.

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge