0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gus Ipul : Hukum Berat Bonek yang Tewaskan Aremania

dok.timlo.net/agung widodo
Sebagian suporter yang diamankan di Polres Sragen, Sabtu (19/12) (dok.timlo.net/agung widodo)

Gus Ipul : Hukum Berat Bonek yang Menewaskan AremaniaTimlo.net — Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul meminta pendukung tim sepak bola se-Jawa Timur tidak terprovokasi menyusul bentrokan pendukung Surabaya United dan Arema Cronus di Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (19/12).

“Jangan terpancing dan saling emosi. Ingat, Surabaya dan Malang bersaudara sehingga buang jauh-jauh permusuhan,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Minggu (20/12). Demikian dikutip antara.

Terhadap para pelaku yang saat ini sedang diperiksa polisi, Gus Ipul meminta hukuman tidak ringan sehingga timbul efek jera dan mampu menghentikan pertikaian yang selama ini terjadi.

“Harus ada hukuman berat kepada pelakunya. Yang lain juga jangan terpancing untuk balas dendam, dan percayakan ke hukum sebagai panglima,” katanya.

Orang nomor dua di Jatim itu mengaku sangat sedih dan menyayangkan peristiwa tersebut, terlebih sama-sama dilakukan oleh pecinta bola.

“Padahal tidak semua Aremania maupun Bonek Mania brutal. Kami prihatin dan berharap kejadian ini yang terakhir,” ucap mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut.

Ia berharap semua pendukung sepak bola Indonesia yang bertikai saling menahan diri, dan tidak melampiaskan kemarahan kepada masyarakat yang tidak bersalah, termasuk dengan melakukan aksi ’sweeping’.

“Jangan ada ‘sweeping’ kendaraan di manapun. Itu tindakan ilegal dan mari saling menahan diri, serta jangan terjebak fanatisme sempit yang sangat tak rasional,” kata mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PNU) tersebut.

[ian]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge