0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganti Rugi Belum Selesai, Pelebaran Jembatan Samiran Jalan Terus

timlo.net/nanin
Pengerjaan pelebaran Jembatan Samiran terus berjalan, meski masalah ganti rugi tanah belum selesai semuanya (timlo.net/nanin)

Boyolali — Proyek pelebaran jembatan Samiran,Selo, terus berlanjut, meski masih menyisakan persoalan pembebasan lahan. Tiga warga yang lahannya terkena proyek, dua diantaranya sudah menyepakati. Sementara satu warga hingga kini belum mencapai titik mufakat untuk ganti rugi.

“Tanah milik Pak Bero hingga kini belum mencapai kesepakatan, nanti prosesnya akan diselesaikan melalui jalur hukum,” kata Camat Selo, Wurlaksono, Minggu (20/12).

Pemilik lahan, Bero, warga Selo, mengajukan ganti rugi lahan miliknya yang terkena proyek senilai Rp 1 Juta permeter, namun dari pihak Bina Marga Provinsi hanya mengganti sebesar Rp 450 Ribu permeter saja. Luasan tanah milik Bero sendiri 126 meter persegi. Meski proses ganti rugi belum mencapai final, lahan milik Bero kemungkinan tetap akan dikepras untuk pelebaran jembatan Samiran.

“Proyek tetap jalan terus, akhir Desember sudah harus selesai,” imbuhnya.

Sementara dari pantauan di lokasi, pelaksana proyek sudah membuka lahan untuk pelebaran jalan. Tanah yang dikeruk merupakan tanah warga yang sudah dibebaskan. Satu alat berat back hoe juga terlihat dilokasi. Sejumlah pekerja juga terlihat mengerjakan bagian bawah jembatan.

“Proyek jalan terus, kita juga mengejar waktu, walaupun pembebasan lahan belum selesai, kalau waktunya dibuka ya akan kita kepras,” kata Pengawas Jalan Solo-Selo-Borobudur (SSB) Bina Marga Provinsi Jateng, Sumarwan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge