0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menteri Agraria Minta Warga Lereng Merapi Tak Mudah Jual Tanah

Nanin
Kawasan Lereng Merapi Merbabu harus dipertahankan sebagai kawasan wisata untuk ruang hidup masyarakat (Nanin)

Boyolali – Menteri Agraria dan Tata Ruang, Fery Mursyidan Baldan meminta warga di lereng Merapi tidak mudah menjual tanah miliknya.

Saran itu untuk menghindari rusaknya potensi kawasan wisata karena eksploitasi.

“Jangan sampai ada eksploitasi di kawasan wisata, biarkan menjadi ruang hidup,” kata Fery Mursyidan Baldan saat berkunjung ke Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Sabtu (19/12).

Di Lereng Merapi, saat ini banyak bermunculan aktivitas wisata yang memanfaatkan sisa letusan beberapa tahun lalu.

“Biarkan (kawasan wisata) itu tumbuh secara alamiah. Kawasan Merapi tetap harus menjadi ruang hidup bagi masyarakat,” tambahnya.

Di Desa Samiran, Fery Mursyidan mencanangkan Peduli Bumi, mengawali prosesi tradisi ruwatan yang rutin dilakukan warga desa di lereng Merapi tersebut.

Pencanangan Peduli Bumi digagas oleh Palagan Institute, lembaga nirlaba yang bergerak dalam pengkajian bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penanggung jawab kegiatan, Farchan Fitrianta, menjelaskan pencanangan peduli bumi bertujuan mewujudkan kepribadian dalam kebudayaan selain berdikari di bidang ekonomi. Saat ini, masyarakat sudah mulai tidak peduli dengan alam sehingga bencana mulai bermunculan.

“Kita ingin ajak masyarakat peduli dengan bumi,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge