0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buntut Kisruh, Ratusan Suporter Diciduk

dok.timlo.net/agung widodo
Sebagian suporter yang diamankan di Polres Sragen, Sabtu (19/12) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Bentrokan antara suporter Surabaya United dengan Aremania yang terjadi di Dukuh Jatisumo, Kecamatan Sambungmacan dan Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog menewaskan 2 orang. Keduanya adalah Eko Prasetyo (30), warga Dukuh Sebaloh RT 16, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang dan Slamet (24)  warga Desa Polgajih, Kecamatan Blitar, Blitar.

“Kedua korban tewas saat ini sudah berada di ruang jenazah RSUD Sragen. dua-duanya berasal dari Aremania,” kata Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, Sabtu (19/12).

Kapolres mengungkapkan, pihaknya mengamankan pendukung Surabaya United sebanyak 431 suporter. Pasalnya, saat kejadian waktu masih menunjukkan pukul 04.00 WIB.

Begitu mendapat informasi pihaknya langsung mengumpulkan personel seadanya dan langsung melakukan penghadangan di perbatasan kota, Pilangsari.

“Saat kita bergerak, mereka juga bergerak dari arah Timur. Kebetulan waktu kejadian di Nglorog kita juga ada di situ. Jumah personel kita tak sebanding dengan mereka,” katanya.

Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti enam buah truk, sebuah minibus BG 7935 RF dan sebuah mobil Daihatsu Cerry AG 1275 KA. Selain itu juga diamankan sejumlah senjata tajam milik suporter berupa sebuah samurai/pedang, tombak ruyung (double stick), ratusan ikat pinggang dan puluhan botol miras.

Polisi kini masih memintai keterangan dari kedua pihak suporter soal kepemilikan samurai yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan. Sejauh ini belum ada tersangka atas bentrok yang menewaskan dua orang tersebut.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge