0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disuruh Pindah, Pemilik Wahana Permainan Sekaten Bingung

Wahana permainan Sekatren di halaman Benteng Vastenburg (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Silang pendapat antara Pemerintah Kota Solo dengan pihak penyelenggara Maleman Sekaten tentang ijin tempat pelaksanaan acara Sekaten membuat pemilik wahana permainan di Benteng Vastenburg merasa was-was. Pasalnya mereka diminta untuk membongkar wahana yang telah terpasang sejak Selasa (15/12). Mereka mengaku baru mendapat kabar dari pihak panitia Sekaten Jumat (18/12) pagi.

“Ya kami bingung Mas, kami baru saja buka, belum sampai untung sudah disuruh pindah. Mau pindah kemana juga belum ada kejelasan,” kata pemilik wahana permainan Karya Kelana Jaya, Abdul Mazid, Sabtu (19/12).

Dikatakan, mereka telah mengantongi ijin dari penyelenggara acara satu lembar surat sebagai tanda bukti. “Jika ada yang menyuruh kita untuk pindah, ya tinggal ditunjukkan surat ini saja,” katanya.

Senada dengan Adbul Mazid, Siswomiharjo, pemilik wahana permainan Berkahria mengaku merogoh kantong cukup dalam untuk bisa berpartisipasi dalam hajatan tahunan tersebut. Tak kurang dari Rp 20 juta dia pinjam dari bank untuk modal Maleman Sekaten. Dia juga memprotes kebijakan Pemkot yang membiarkan acara konser dan lainnya yang menggunakan lokasi yang sama (Benteng Vastenburg).

“Kita ini orang kecil Mas, mau untung sedikit saja banyak gangguannya. Kalau konser boleh menggunakan lahan ini, kenapa Sekaten tidak boleh?” ujarnya.

Dia juga mengatakan ijin dari penyelenggara hanya berlaku dua minggu, hingga 2 Januari 2016. Padahal untuk membongkar dan memasang kembali wahana permainan ini membutuhkan waktu dua hingga empat hari.

“Kalau dipaksa membongkar waktunya habis, Mas,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya mengancam akan meminta ganti rugi untuk pembongkaran wahana sebesar Rp 50 juta kepada pemerintah kota. Hal itu juga telah disepakati pemilik wahana yang lain yang beroprasi halaman Benteng Vastenburg. Namun, jika Pemkot tidak mau memberikan ganti rugi, mereka akan beroperasi seperti biasa.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge