0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selama 26 Tahun, Baru Sekali PDAM Wonogiri Setor PAD

Pj Bupati Sarwa Premana (kiri) didampingi Dirut PDAM Wonogiri Sumarjo (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Wonogiri harus serius dan memprioritaskan penyertaan modal, khususnya di dalam pengelolaan Badan Usaha Milik  Daerah (BUMD).

“Ini momentum luar biasa, di usianya ke 26 tahun, PDAM Wonogiri baru pertama kali mampu berkontribusi menyetor PAD,” ujar Pj Bupati Wonogiri, Sarwa Premana saat dijumpai wartawan di sela-sela peringatan HUT PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri ke-26, Sabtu (19/12).

Menurutnya, PAD yang disetor PDAM sekitar Rp 500 juta. Dengan kontribusi PDAM, merupakan suatu bukti keseriusan Pemkab dalam penyertaan modal. Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan dasar masyarakat Wonogiri, PDAM membutuhkan biaya operasional tinggi, seperti untuk pengadaan pompa, dan alat-alat lainnya.

“Perlu keseriusan ke depan, kalau Pemkab tidak selalu menyertakan modal, saya yakin lima tahun ke depan persoalan dasar ini tidak akan selesai,” katanya.

Namun demikian, kata Sarwa Premana, untuk mengatasi kebutuhan dasar masyarakat Wonogiri, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah berkomitmen untuk mengatasi masalah air bersih yang setiap tahunnya menjadi bahan pembicaraan. Saat ini, pemerintah telah mengucurkan dana sekitar Rp 5 miliar untuk Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro dan tahun 2016 sebanyak delapan embung akan dibangun. Kemudian, dana pembuatan sumur dalam sekitar Rp 5 miliar yang tahun ini belum terealiasasi akan digunakan tahun depan.

“Lima  tahun ke depan sudah harus selesai, Wonogiri tidak lagi bicara kekurangan air bersih,” jelasnya.

Diharapkan, salah satu potensi yakni PDAM untuk lebih dimaksimalkan kontribusinya. Hal itu untuk menopang terpenuhinya target PAD Wonogiri yang direncanakan bisa tembus pada kisaran Rp 250 miliar hingga Rp 350 miliar pertahunnya.

“Saat ini, PAD kita baru sekitar Rp 199 miliar sekian,” tegasnya.

Direktur PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri, Sumarjo mengatakan, PDAM merupakan salah satu perusahaan daerah yang bertugas untuk memberikan layanan air bersih kepada masyarakat melalui jaringan perpipaan. Karena selain PDAM, layanan air bersih juga dilakukan melalui Pamsimas, Sarana Air Bersih (SAB) dari dinas terkait dan swadaya masyarakat yang dilakukan secara mandiri.

“Saat ini baru mampu melayani kebutuhan dasar masyarakat Wonogiri ini sekitar 40 persen,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge