0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembunuhan Siswa SD, Warga Bulurejo Dukung Langkah Kejari

Ilustrasi pembunuhan (dok.merdeka.com)

Wonogiri — Tuntutan hukuman mati bagi pembunuh siswa SD Arif Murdika (9) disambut baik warga Kecamatan Bulukerto. Warga setempat sebelumnya sudah menolak Riki Fajar Santosa (35) untuk kembali ke Desa Bulurejo, setelah usai menjalani masa hukuman.

“Kami senang kalau pembunuh itu dihukum mati, perbuatannya sudah tidak bisa dimaafkan,” kata Kepala Desa (Kades) Bulurejo, Sunarto, Jumat (18/12)

Melalui sambungan telepon, Sunarto mengaku mendukung langkah Kejaksaan dengan jeratan pasal berlapis hingga ancaman hukuman bagi Riki. Pasalnya, warga sejak awal memang sudah menolak Riki hidup kembali di desanya.

“Hukuman itu sudah setimpal dengan perbuatannya,” katanya.

Ditegaskan, apabila Riki tidak dihukum matipun, warga tetap menolak Riki kembali ke Desa Bulurejo. Menurutnya, warga desa sangat trauma dengan perilaku kejam Riki.

“Kalau ingat kejadian itu, kami jadi jengkel dan geregatan mas,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge