0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Silat Tewas Tenggelam di Kubangan Tambang

Jenazah Widodo dievakuasi (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Seorang guru  Perguruan Silat Tapak Suci , Widodo, ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di dalam kubangan air tambang galian C di Desa Celep, Kecamatan Nguter. Korban ditemukan sudah terbujur kaku usai mengajar ekstrakulikuler SD Negeri 2 Celep, Jumat (18/12) pagi.

“Hari Jumat biasanya, Pak Widodo mengajar ekstra kulikuler pencak silat, dan bersama murid kelas V lari-lari ke sekitar lokasi, namun hari ini tadi saya kaget mendapat kabar usai latihan Pak Widodo tewas tenggelam,” kata Kepala SD Negeri 2 Celep, Ratino, Jumat (18/12).

Saat kejadian, warga Desa Nguter RT 2/7, Kecamatan Nguter ini bersama dua murid Kelas V SDN Celep menuju lokasi kejadian di dalam areal pertambangan. Kedua muridnya, Kofifah dan Angelia terpeleset ke dalam kubangan air sisa tambang sedalam dua meter, Widodo berusaha menolong dan berhasil menyelamatkannya.

Namun demikian, setelah berhasil menyelamatkan muridnya, dirinya justru terpeleset dan tercebur ke dalam kubangan. Kedua muridnya berlari untuk minta pertolongan, namun setelah kembali ke lokasi bersama warga, Widodo sudah ditemukan mengapung di tengah kubangan.

“Korban kita temukan sudah mengapung dalam kondisi meninggal dunia. Setelah menunggu beberapa saat, kita bersama Tim SAR Sukoharjo mengevakuasi jasad korban, dan kita serahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan,” tandas Kapolsek Nguter AKP Didik Nur Tjahyo.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika berada di sekita lokasi tambang galian C saat musim hujan. Dan kalau tidak ada keperluan yang penting dihimbau untuk menjauhi tambang karena rawan longsor dan banyak bekas galian yang digenangi air.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge