0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bunuh Siswa SD, Guru Privat Wonogiri Terancam Hukuman Mati

dok.timlo.net/tarmuji
Kajari Wonogiri, Dwi Setya Budi Utomo (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Guru privat asal Dusun Soko RT2/RW10 Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Riki Fajar Saputra (29), tersangka kasus pembunuhan disertai tindakan asusila terhadap seorang murid kelas 3 SD, Arif Murdika (9), beberapa waktu lalu, kini harus menghadapi tuntutan hukuman mati. Pihak jaksa tengah menyiapkan berkas tuntutannya.

“Sudah kami terima, sudah P21 (lengkap), jadi tersangka beserta barang bukti sudah di tangan kami,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonogiri Dwi Setyo Budi Utomo, Jumat (18/12).

Kasi Pidana Umum(Pidum) Kejari Wonogiri Pintono Hartoyo menyebutkan pasal berlapis. Yakni pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, juncto pasal 81 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014.

“Ancamannya hukuman mati. Berkas akan kita limpahkan ke pengadilan di bulan ini. Jika semuanya lancar, kemungkinan besar sidang perdana bisa digelar awal tahun depan (2016),” katanya.

Seperti diketahui, Riki Fajar Saputra dengan sadis menganiaya Arif Murdika, siswa SD, warga Dusun Soko RT1/RW10  Desa Bulurejo, Bulukerto hingga tewas. Tidak berhenti sampai di situ, mayat sang bocah disodomi sebelum kemudian dimasukkan karung dan dibuang di dasar jembatan. Di hadapan petugas, Riki mengakui perbuataannya. Bahkan ,ada delapan korban asusila selain Arif Murdika.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge