0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lurah Kampung Baru Jadi Tersangka Kasus Asusila

Mapolresta Solo di Jl Adi Sucipto (dok.timlonet/red)

Solo — Setelah melalui proses penyelidikan selama hampir satu bulan lebih, akhirnya Lurah Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Suharjono ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila. Dirinya dilaporkan oleh warga Kelurahan Kampung Baru berinisial R (34), lantaran telah berbuat asusila saat korban meminta tanda tangan surat administrasi di ruang kerja Sang Lurah.

“Ya, telah kami tetapkan sebagai tersangka mulai Kamis (18/12),” kata Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Saprodin saat ditemui wartawan, Jumat (18/12).

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya, kata Kasatreskrim, tersangka enggan untuk mengakui perbuatannya tersebut. Meski begitu, pihaknya memiliki pertimbangan khusus untuk menaikkan kasus tersebut ketingkat penyidikan.

“Dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pasti punya pertimbangan khusus saat menaikkan status terlapor menjadi tersangka,” jelas Kompol Saprodin.

Diungkapkan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 13 saksi termasuk korban, staf kelurahan, hingga terlapor (Lurah Suharjono). Meski begitu, Kasat enggan untuk membeberkan terkait hasil penyelidikan yang dilakukan.

“Ini kan kasus asusila, jadi jangan terlalu vulgar. Intinya, dia (tersangka —Red) masih membantah. Ini nantinya akan menjadi pertimbangan hakim untuk memutuskan perkara saat sudah dilimpahkan,” tandas Kasat.

Kasus ini bermula, saat Korban berinisial R (34) meminta surat administrasi ke Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon pada Kamis (22/10) sekigar pukul 07.30 WIB. Setelah melengkapi sejumlah persyaratan, staf kelurahan meminta R untuk langsung meminta tanda tangan Lurah Suharjono. Kebetulan ruangan lurah ada di lantai 2 bagian atas.

Sebelum kejadian, Suharjono sempat menanyakan kondisi R, apakah sudah hamil atau belum. Pasalnya korban diketahui baru saja melangsungkan pernikahan. Saat berada diruang kerja lurah tersebut, Suharjno memegang bagian sensitif (payudara) korban.  Setelah kejadian itu, korban buru-buru meminta tanda tangan dan bergegas meninggalkan ruangan lurah dengan tergesa-gesa. Pasca kejadian tersebut Korban bersama suaminya melaporkan peristiwa itu Ke Polresta Solo pada Selasa (26/10) lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge