0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miris, Remaja dan Anak-anak Ini Jadi Sindikat Curanmor

Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra menggelar gelar perkara di satreskrim (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di tujuh tempat berhasil diringkus aparat Polres Karanganyar. Polisi menangkat tiga tersangka, dua diantaranya dua diantaranya masih di bawah umur yaitu AA dan AB.

“Walaupun masih dibawah umur, mereka sudah beraksi di tujuh TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Karanganyar seperti Matesih dan Kebakkramat,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra kepada wartawan dalam gelar perkara di Mapolres, Kamis (17/12).

Kasus ini terungkap berawal dari penangkapan AB (14) warga Tasikmadu saat berusaha mencuri Honda Beat AD 2942 IZ milik Ngatiyem warga Desa Wonosari, Gondangrejo pada Rabu 9 Desember 2015. Namun nahas seorang rekannya bernama Maulidin Miftahul Khoir (20) alias Wader yang mencoba kabur dengan meloncat ke Sungai Cemoro tewas tenggelam.

“Dari pengembangan kasusnya polisi kemudian meringkus penadah barang curian, Muhammad Taufiq (23) alias Temon asal Tipes, Serengan Solo dan AA, bocah seumuran AB yang berperan menjadi eksekutor,” kata Kapolres.

Selanjutnya polisi menangkap Eko Prasetyo alias Kodok yang kini ditahan di Polres Boyolali. Sesangkan dua anggota lain masing-masing berinisial H dan S kini masih dalam pengejaran polisi.

“Tiga unit sepeda motor hasil kejahatan sudah kami amankan, lima lainnya masih kami ditelusuri keberadaannya,” jelas Kapolres.

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Kapolres, per unit sepeda motor curian dijual seharga Rp 2 juta-Rp 3 juta. Modus operasi komplotan ini dengan membidik sepeda motor tanpa pengawasan pemilik serta mudah dibawa kabur.

“Tidak ditemukan alat congkel seperti kunci T dan sebagainya. Kemungkinan hanya mengincar sepeda motor yang kuncinya masih tertancap,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, karena AB dan AA masih di bawah umur, makan diperlukan langkah hukum yang berbeda. Kapolres akan berkonsultasi ke Balai Pemasyarakatan (BAPAS). Sedangkan penadah barang curian dikenai pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge