0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencuri 15 Laptop dan 3 Kamera di Kantor Gadai Dibekuk

dok.timlo.net/achmad khalik
Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Saprodin (kiri) bersama Kasubag Humas Polresta Solo AKP Yuliantara P (kanan) saat menginterogasi pelaku pencurian (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kristian Wahyu Nugroho (24) warga Jebres, Solo nekat melakukan aksi pencurian di sebuah kantor gadai di kawasan Jebres, Jumat (11/12) lalu. Dari hasil pencurian tersebut, tersangka berhasil menggasak belasan laptop dan uang tunai senilai Rp 5 juta.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, tersangka sudah seringkali bolak-balik ke kantor gadai di Jalan Ki Hajar Dewantara Jebres untuk menggadaikan barangnya. Meski begitu, lantaran tersangka dikenal suka berfoya-foya, uang yang dimiliki habis dalam sekejap mata. Hingga akhirnya, tersangka merencanakan aksi pencurian.

Peristiwa bermula, pada Selasa (8/12) lalu. Tersangka meminta tolong kepada dua rekannya bernama IV dan KSM untuk memancing karyawan kantor gadai bernama Anton keluar. Berdalih ingin melakukan transaksi penjualan tanah, kedua rekan tersangka itu gagal memancing Anton keluar lantaran belum waktunya dia pulang kantor.

Tak kehilangan akal, akhirnya tersangka menunggu hingga korban keluar sekitar pukul 17.00 sore. Waktu keluar kantor itulah, dua rekan tersangka langsung mengajak Anton masuk kedalam mobil. Disaat bersamaan, tersangka yang telah memakai masker dan helm masuk kedalam mobil sambil mengancam Anton menggunakan pisau. Dalam ancamannya, tersangka meminta kepada Anton supaya menyerahkan kunci kantor gadai kepada tersangka. Di bawah ancaman tersebut, korban (Anton) tidak dapat berbuat banyak selain menyerahkan yang diminta tersangka.

“Saat ditodong itu, korban ketakutan dan cuma bisa memberikan apa yang diminta ttersangka,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Saprodin dalam rilis yang digelar di Mapolrestta Solo, Kamis (17/12) siang.

Setelah berhasil mendapat kunci, selang dua hari atau pada Kamis (10/12), tersangka melakukan aksinya dengan mengobok-obok isi kantor gadai. Dalam aksinya itu, dirinya berhasil menyikat sejumlah barang elektronik diantaranya 15 laptop, 3 buah kamera, 2 telepon genggam dan uang tunai senilai Rp 5 juta lebih.

“Berhasil dalam aksinya, tersangka kabur,” kata Kasatreskrim.

Namun naas, meski tersangka telah menggunakan masker dan helem untuk menyamarkan jati diri, ternyata korban mengetahui dan hapal betul kalau pelaku pencurian adalah rekannya sendiri. Sehingga, tak butuh waktu lama untuk aparat meringkus tersangka.

“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar pelakunya adalah pelanggan kantor gadai tersebut,” ungkap Kasatreskrim.

Dari pengakuan tersangka, dirinya nekat melakukan aksi lantaran ingin memiliki banyak uang. Tersangka yang berstatus masih mahasiswa perguruan tinggi ini terpaksa diringkus saat berada di lapangan futsal di Panggung, Jebres, Solo.

“Dua laptop dan satu kamera sudah saya jual. Uang hasil penjualan sudah habis,” aku tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge