0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Yovita Arie Mangesti Raih Gelar Doktor UNS ke-170

Yovita Arie Mangesti meraih gelar doktor UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Perlindungan Hukum Berparadigma Kemanusiaan Pada Riset dan Pemanfaatan Human Stem Cell menghantar mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Yovita Arie Mangesti meraih gelar doktor UNS ke 170 dengan nilai 3,88.

“Perlindungan hukum melalui regulasi yang ada dan berlaku saat ini tentang riset dan pemanfaatan Human Stem Cell belum memadai ditinjau dari perspektif kemanusiaan yang adil dan beradab,” jelas Yovita di depan Dewan Penguji yang dipimpin Wakil Rektor I UNS, Prof Drs Sutarno MSc PhD, di Sidang Rektor UNS, Solo, Kamis (17/12).

Yovita mengatakan, riset dan pemanfaatan Human Stem Cell tidak ada disebut dalam Undang-Undang. Undang-Undang Kesehatan merupakan landasan yuridis yang memberi payung perlindungan bagi regulasi riset dan pemanfaatan Human Stem Cell, sedang di Indonesia ada Lembaga Penelitian.

“Hanya ada dua yang secara eksplisit, yang menyebutkan tentang Sel Punca, Pasal yaitu Pasal 64 dan 70, tetapi tidak menyebut tentang riset dan pemanfaatannya,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge