0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Marissa Haque Bicara MEA di UMS

dok.timlo.net/tyo eka
Marissa Haque tampil di UMS (dok.timlo.net/tyo eka)

Sukoharjo — Di hadapan 500 civitas akademika Universitas Muhammdiyah Surakarta (UMS), artis yang juga mantan anggota DPR, Marissa Haque berbicara tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Kesiapan SDM Indonesia.

”MEA itu bisa menjadi peluang sekaligus ancaman,” ujar Marissa saat sharing Kesiapan Sumber Daya Manusia dalam Menyongsong MEA, di Auditorium UMS, Kampus Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (16/12) petang.

Menurut istri rocker Ikang Fawzi ini, MEA adalah peluang, karena pasar bebas Asean membuat sekat wilayah menjadi lebih terbuka. Perdagangan dan dunia kerja semakin luas, namun menjadi ancaman jika SDM Indonesia tidak siap melawan persaingan bebas dari negara tetangga.

Hasil riset terbaru ILO (organisasi perburuhan dunia), menurut Marissa, MEA mendatangkan manfaat bagi pasar tenaga kerja. Selain menciptakan jutaan lapangan kerja baru, dapat pula meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang di Asia Tenggara.

Tetapi di sisi lain, laporan ILO juga memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawai kurang trampil dan salah menempatkan pekerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.

Kenyataannya, kata Marissa, kondisi tenaga kerja Indonesia menunjukkan pendidikannya kurang, motivasi lemah, komunikasinya juga lemah karena kemampuan dalam berbahas Inggris kurang. “Intinya mereka belum siap kalau harus bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge