0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LKM di Jawa Tengah Masih Minim Ijin dari OJK

Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito saat memberikan sambutan dalam acara Edukasi dan Sosialisasi kepada wartawan di Soloraya (timlo.net/setyo puji s)

Solo – Jumlah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang mendapatkan ijin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di wilayah Jawa Tengah masih relatif minim. Untuk mendongkrak hal tersebut OJK terus melakukan upaya pendekatan serta sosialisasi kepada masyarakat.

“Potensi di Jawa Tengah sendiri sebenarnya cukup besar yaitu mencapai lebih dari 500 an LKM, hanya saja mereka masih enggan untuk mendaftarkan diri ke OJK,” ujar Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito acara Edukasi dan Sosialisasi kepada wartawan di Soloraya, Rabu (16/12).

Dirinya mengatakan, sejak dibuka pendaftaran dari Januari 2015 sampai dengan saat ini total yang sudah dikukuhkan OJK khusus di wiliayah Jawa Tengah baru 10 LKM. Sementara di Soloraya sendiri baru 4 LKM.Padahal sesuai dengan peraturan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang LKM, jika setiap lembaga keuangan mikro diwajibkan untuk mendapatkan ijin serta pengukuhan dari OJK.

“LKM yang bisa mendaftarkan diri ke OJK ini sebenarnya syaratnya sederhana, selain penyertaan modal mereka juga harus berbadan hukum. Bentuknya bisa koperasi, BMT ataupun PT,” jelasnya.

Adapun kendala di lapangan yang saat ini sering terjadi, pihaknya menyampaikan jika para pelaku LKM masih minim informasi. Baik terkait manfaat yang diperoleh maupun proses administratif pengajuan.

“Oleh karena itu dalam sosialiasasi sering kita sampaikan, bahwa LKM berbadan hukum yang sudah mendapatkan ijin serta dikukuhkan OJK bisa mendaptkan banyak benefit. Misalnya saja jika ada program bantuan dana dari pemerintah tentu yang akan kita rekomendasi mereka,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai upaya mendorong tumbuh kembangnya LKM, OJK juga bekerjasama dengan Pemda terkait dalam melakukan pengawasan dan pembinaan. Diharapakn dengan adanya upaya serta regulasi tersebut, para LKM bisa tertata dengan baik dan masyarakat bisa lebih terjamin keamnannya dalam mengakses lembaga keuangan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge