0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kompas TV : Mediasi Oke, ke Pengadilan Siap

dok.merdeka.com
Wartawan demo (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kompas TV menyatakan siap meladeni gugatan 3 mantan wartawannya jika kasus pemecatan yang dilakukan pihaknya harus berujung di pengadilan.

Humas Kompas Gramedia, Widi Kristiawan, meyakini tindakan perusahaan memecat Produser Kompas TV Rian Suryalibrata, Muhammad Iqbal Syadzali (reporter) dan Fadhila Ramadhona (reporter) sudah dalam koridor yang benar.

“Kalau mediasi kita siap, kalau akhirnya ke pengadilan juga tidak ada kata tidak siap,” kata Widi, Senin (15/12).

Widi mengatakan, pemecatan dilakukan kepada tiga wartawan karena “ada attitude yang sudah dicederai.”

Menurutnya, ini bukan soal nominal uang Rp 50 ribu yang dituding telah digelapkan Iqbal hingga akhirnya berujung ke pemecatan Rian, sang produser.

“Ini soal integritas,” tegas Widi.

Dimintai tanggapan soal pengakuan Iqbal bahwa uang itu tidak pernah dia nikmati dan sang sopir sudah mengaku memegang uang Rp 50 ribu itu, Widi enggan merinci.

“Proses itu sudah selesai di HR dan kesimpulannya mereka tidak bisa mempertanggungjawabkan laporan keuangannya sesuai dengan kaidah perusahaan,” ujar Widi.

Widi mengatakan, pihaknya siap beradu fakta di pengadilan terkait hal ini.

Seperti diketahui, produser Kompas TV Rian Suryalibrata, serta dua reporter, Muhammad Iqbal Syadzali dan Fadhila Ramadhona, dipecat oleh perusahaan mereka, Kompas Media Grup. Ironisnya, Rian dan Iqbal dipecat lantaran dituduh menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 50 ribu.

Sementara Dila dituduh membuat laporan keuangan palsu, berkaitan dengan peliputan yang dilakukan Fadhila di wilayah Sumatera Barat, pada Juni 2015.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge