0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dihentikan, Panwaslu Kembalikan Barang Bukti Amplop

timlo.net/aditya wijaya
Staf Panwaslu Klaten menunjukkan barang bukti uang dan gambar paslon no 3 di Desa Malangan, Tulung (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten menghentikan kasus dugaan praktik money politic di Dukuh Pulon, Desa Malangan, Kecamatan Tulung, karena kadaluarsa. Sebab, selama lima hari proses klarifikasi dan pengumpulan alat bukti, para terlapor tidak bisa ditemui rumahnya.

“Kadaluarsa adalah tiga hari semenjak dilaporkan plus dua hari untuk melengkapi penyelidikan (Rabu-Minggu, 9-13/12). Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015,” anggota Divisi Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Panwaslu Klaten, Suharno, Selasa (15/12).

Selama lima hari proses klarifikifasi, kata dia, para terlapor tidak pernah berada di rumah. Padahal pihaknya sudah mengantongi alamat para terlapor serta mengambil foto rumah mereka.

Akibat gugurnya kasus tersebut, barang bukti berupa 25 amplop berisi uang Rp 20 ribu, kartu bergambar tanda coblos dan stiker pasangan calon (paslon) nomor urut tiga Sri Hartini-Sri Mulyani, bakal dikembalikan. Selain itu, kasus tidak bakal dilimpahkan ke sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Kemudian barang bukti dikembalikan kepada terlapor atau yang menitipkan kepada Panwaslu Klaten. Kesimpulan ini seperti saran dan masukan dari anggota Gakkumdu,” tandas Suharno.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge