0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Deras, Hama Keong Mas Mengganas

dok.timlo.net/nanin
Hama keong mas menyerang tanaman padi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Hama keong mas kembali menganas, menyusul mulai tingginya intensitas hujan yang turun. Hama ini selalu muncul saat awal musim penghujan. Di Desa Tawangsari, Teras, Boyolali, setidaknya ada 1,5 hektar lahan padi yang terserang hama keong mas.

“Kalau habis hujan, hama keong mas pasti pada bermunculan di permukaan,” kata Muladi, petani asal Tawangsari, Selasa (15/12).

Selain usai hujan, hama keong mas ini juga sering muncul di pagi hari dan sore hari. Keberadaannya sangat meresahkan petani, pasalnya populasinya sangat sulit dikenalikan. Selain itu, hama ini juga menyerang tanaman padi yang masih muda. Tanaman yang sudah diserang keong mas harus segera diganti, bila tidak maka tanaman akan kerdil dan hasilnya tidak maksimal.

“Setiap hari harus menganti, tanaman yang rusak langsung kita cabut,” tambahnya.

Berbagai upaya penyemprotan dengan pestisida sudah dilakukan, namun upaya tersebut gagal. Keong mas akan kembali muncul keesekokan harinya. Upaya yang bisa dilakukan saat ini dengan mengambil stu persatu keong mas dan memusnahkan telurnya.

“Harus telaten mengambil satu persatu, kalau tidak nanti jumlahnya tambah banyak,” ujarnya.

Hal yang sama juga dilakukan Suladi, warga Teras, yang terpaksa menyewa orang untuk mengambil keong mas di lahan sawahnya. Satu hari keong yang terkumpul dari sawah miliknya sebanyak 2 kg sampai 3 kg. Keong ukuran besar yang sudah terkumpul dibakar. Kemudian yang kecil dimasak menjadi sate keong untuk dijual di pasar.

“Lebih efektif walaupun harus keluar uang,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge