0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sensus Ekonomi, BPS Karanganyar Butuh 1.081 Surveyor

Sensus Ekonomi 2016 (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Untuk melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar akan merekrut 1.081 surveyor untuk melaksanakan pendataan pada Mei 2016 mendatang.

“Kami menggandeng mitra penyedia tenaga surveyor. Jumlah kebutuhannya memang tinggi karena sasaran survei di Karanganyar paling kompleks. Mulai dari usaha jasa sampai perdagangan dengan skala rumah tangga sampai perusahaan,” kata Kepala BPS Karanganyar Toto Desanto kepada wartawan usai sosialisasi perdana SE 2016 di gedung Setda Karanganyar, Senin (14/12)

Toto mengatakan jumlah tenaga pendata tersebut terhitung tinggi dibandingkan keperluan BPS di kabupaten/kota wilayah eks Karisidenan Surakarta. Sehingga, rekrutmen surveyor perlu dipersiapkan sejak awal.

Toto menambahkan, kualifikasi calon surveyor sebenarnya tidak terlalu muluk-muluk atau minimal berpendidikan SLTA. Namun BPS menekankan calon menguasai kemampuan verbal dan tulisan. Rencananya, BPS akan melatih para surveyor pada April 2016 sebelum menerjunkannya ke lapangan, 1-31 Mei 2016.

“SE 2016 dikerjakan serentak di Indonesia. Tenaga surveyor sengaja memberdayakan masyarakat dengan tujuan membuka lapangan kerja bagi mereka. Dimungkinkan pula berlanjut ke pengolahan data dengan mengambil tenaga operator scanner,” jelasnya.

Seperti diketahui, SE merupakan program pendataan terkait aktivitas ekonomi dan skala ekonomi usaha yang dikerjakan pemerintah tiap 10 tahun sekali. SE 2016 adalah yang keempat kalinya setelah tahun 1986,1996 dan 2006 yang ditangani BPS berdasarkan amanat UU No 16/1997 tentang Statistik. Data yang dihimpun menjadi dasar penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan. Toto meyakini hasil pendataan mendatang bakal menyajikan kondisi lebih variatif dibandingkan periode sebelumnya.

“Share terbesar masih pada industri manufaktur. Tapi banyak pula yang menggeluti bisnis online, dimana hal itu belum terlihat pada SE 2006,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge