0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dahnil Anzar : Jangan Perpanjang Kontrak Freeport

dok.merdeka.com
PT Freeport (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kisruh mengenai PT Freeport Indonesia nampaknya semakin memanas. Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar, tagih janji Presiden Joko Widodo agar tegas tak perpanjang kontrak Freeport tersebut, bukan malah marah-marah tentang pencatutan namanya dalam rekaman Setya Novanto (Setnov).

“Saya harap Pak Jokowi segera membuktikan ucapan beliau yang tak akan memperpanjang kontrak karya PT Freeport jika perusahaan asal Amerika Serikat itu tak mau memenuhi poin-poin yang diajukan oleh pemerintah Indonesia,” kata Dahnil di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (14/12).

Dahnil memaparkan Jokowi harus membuktikan dengan segera memberi statemen tegas tak ada lagi kerjasama tersebut. Sebab, sejauh ini menurutnya presiden masih belum menunjukkan akan bertindak tegas pada pemerintahannya.

“Ini malah Presiden lebih memilih menanggapi dengan serius sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR yang menurut saya justru tidak substantif. Presiden marah soal MKD, kok jadi terlarut ke sana? Kalau memang tidak setuju buat kebijakan cepat,” ucapnya.

“Daripada sibuk marah soal pembajakan nama, Jokowi harus cepat ambil sikap ke Freeport. Tidak mau ya bilang jelas tidak, kalau mau perpanjang ya jelasin kenapa. Jangan sekarang marah-marah enggak tahunya mungkin nanti tetap diperpanjang,” tuturnya.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge