0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembuat Arang Diduga Jadi Penyebab Utama Kebakaran Lawu

Kebakaran Hutan Gunung Lawu (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — ‪Puluhan pembuat arang di sekitar puncak Lawu diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran yang terjadi di puncak Lawu sejak tahun 2003. Namun upaya alih fungsi untuk memberikan pekerjaan baru kepada mereka tak kunjung bisa dilakukan.

“Pendataan yang kami lakukan tahun 2012, jumlahnya sekitar 80-an. Namun sekarang sudah mulai berkurang tinggal sekitar 10 pembuat arang,” kata Arif Nurjati, Administratur KPH Lawu Utara, Senin (14/12).

Namun Arif mengakui jika datanya tidak terlalu valid. Pasalnya mereka bisa kapan saja melakukan proses pembuatan arang itu. Bahkan mereka ketakutan saat pihaknya melakukan survei untuk pendataan.

“Ketika kami mencoba mensurvei, yang terjadi malah kucing-kucingan karena mereka juga takut ditindak,” kata Arif.

Namun demikian, pihaknya tidak sepenuhnya menuduh pembuat arang sebagai satu-satunya penyebab kebakaran Lawu. Bisa jadi memang ada kenakalan para pendaki yang lupa mematikan api unggun, membuang puntung rokok menyala.

“Kalau itu terjadi pada saat musim kering puncak, ketika kondisi rumput di puncak kering, maka bisa saja puntung rokok itu langsung mengakibatkan kebakaran besar. Meski memang prosentase akibat kelalaian pendaki gunung sangat kecil,” kata dia.

Salah seorang pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (MDH) Lawu Utara, Agung Wibowo, mengakui, sampai saat ini jumlah pembuat arang masih sangat banyak dan tersebar di berbagai area di Gunung Lawu.

Jumlahnya diprediksi masih sekitar 30-an pembuat arang. Mereka sengaja memanfaatkan kayu-kayu yang jatuh dan berserakan di sekitar hutan puncak Lawu untuk dijadikan arang. Karena itu mereka membuatnya juga di puncak Lawu, di lokasi paling banyak ditemukan patahan kayu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge