0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

112 Rumah Rusak Diobrak-Abrik Puting Beliung

dok.timlo.net/nanin
Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Putting Beliung” Boyolali. Sebanyak 112 rumah rusak di enam desa di Kecamatan Andong setelah diterjang angin putting beliung, Minggu malam (13/12). Kerusakan mulai ringan hingga berat, lima rusak berat dan dua roboh tertimpa pohon. “15an rumah rusak sedang dan sisanya rusak ringan,” kata Camat Andong, Sucipto, Senin (14/12). Enam desa yang terkena puting beliung adalah Desa Beji, Palemrejo, Kacangan, Mojo, Semawung, dan Kunti. Rincianya, untuk Desa Beji ada lima rupiah, Desa Andong sebanyak 42 rumah, Desa Kunti sebanyak 15 rumah, Desa Palemrejo sebanyak 25 rumah dan Desa Semawung sebanyak 15 rumah. Pihak kecamatan sendiri sampai saat ini masih melakukan pendataan. “Kerusakan mayoritas genting berhamburan,untuk yang rusak berat kita upayakan bantuan dari pemerintah,” imbuh Sucipto. Musibah bencana angin putting beliung sendiri terjadi saat hujan deras menguyur wilayah Andong. Kejadian tersebut berlangsung 15 menit. Muspika mendatangi lokasi kejadian dan mendata kerugian material. Senin pagi, warga bersama anggota Koramil Andong bergotong-royong memperbaiki rumah penduduk yang rusak ringan. Sebagian memperbaiki rumah yang rusak berat, seperti rumah milik Zaenal, warga Dukuh Ngemplak, Andong. “Kita prioritaskan yang rusak berat dulu,” tandas Danramil Andong, Kapten ( Inf ) Mugiyanto. (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sebanyak 112 rumah rusak di enam desa di Kecamatan Andong, setelah diterjang angin puting beliung, Minggu (13/12) malam. Kerusakan mulai ringan hingga berat, lima rusak berat dan dua roboh tertimpa pohon.

“15-an rumah rusak sedang dan sisanya rusak ringan,” kata Camat Andong, Sucipto, Senin (14/12).

Enam desa yang terkena puting beliung adalah Desa Beji, Palemrejo, Kacangan, Mojo, Semawung, dan Kunti. Rincianya, untuk Desa Beji ada lima rumah, Desa Andong sebanyak 42 rumah, Desa Kunti sebanyak 15 rumah, Desa Palemrejo sebanyak 25 rumah dan Desa Semawung sebanyak 15 rumah. Pihak kecamatan sendiri sampai saat ini masih melakukan pendataan.

“Kerusakan mayoritas genting berhamburan, untuk yang rusak berat kita upayakan bantuan dari pemerintah,” imbuh Sucipto.

Musibah bencana angin puting beliung sendiri terjadi saat hujan deras menguyur wilayah Andong. Kejadian tersebut berlangsung 15 menit. Muspika mendatangi lokasi kejadian dan  mendata kerugian material. Senin pagi, warga bersama anggota Koramil Andong bergotong-royong memperbaiki rumah penduduk yang rusak ringan. Sebagian memperbaiki rumah yang rusak berat, seperti rumah milik Zaenal, warga Dukuh Ngemplak, Andong.

“Kita prioritaskan yang rusak berat dulu,” tandas Danramil Andong, Kapten (Inf) Mugiyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge