0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wortel Lokal Langka di Pasar Sayur Cepogo

dok.timlo.net/nanin
Sejak enam bulan ini, wortel lokal Lereng Merapi Merbabu langka dipasaran (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pedagang sayur di Pasar Sayur Cepogo, Boyolali, sejak enam bulan ini kesulitan mendapatkan pasokan wortel lokal. Pedagang pun terpaksa memasok wortel dari Dieng, Banjarnegara. Wortel lokal mulai langka, menyusul petani baru memulai tanam.

“Kita kesulitan mencari wortel lokal, pasokan minim sejak enam bulan lalu,” kata Lasmi, pedagang asal Selo, Senin (14/12).

Dijelaskan, kelangkaan wortel disebabkan saat musim kemarau, petani memilih menanam tanaman lain, seperti sawi putih dan loncang. Sehingga saat ini, sayuran tersebut stocknya meluber dipasaran. Meski harus mendatangkan dari Dieng, pedagang mengaku justru mendapat keuntungan besar. Pasalnya, harga jual wortel dari Dieng sangat tinggi.

“Kalau wortel Dieng perkilogram mencapai Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu, sedangkan lokal hanya Rp 3 ribu saja,” tambahnya.

Sementara salah satu petani asal Selo, Wagimin, mengaku dirinya baru mulai menanam wortel. Butuh waktu tiga bulan untuk bisa panen. Sedangkan yang sudah mulai menanam, saat ini belum siap panen bahkan buahnya juga belum tumbuh sempurna.

“Kalau pas kemarau panjang, kita tidak berani tanam wortel ,soalnya hasilnya kecil-kecil, kurang air,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge