0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menpora: 2017, Indonesia Hadir di MotoGP

timlo.net/aryo yusri atmaja
Menpora Imam Nahrawi (kiri), saat meresmikan Sirkuit Option Platinum, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (13/12) sore. (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan, Indonesia akan menjadi satu dari sekian tuan rumah untuk MotoGP tahun 2017 mendatang. Hal ini menjadi keyakinan Menpora untuk bisa memasukkan nama Indonesia dengan sirkuit Sentul menjadi salah satu seri olahraga balap motor kelas dunia itu.

Salah satu langkah yang akan dikejar pemerintah dalam waktu dekat ini adalah menerbitkan Keputusan
Presiden (Keppres), sebagai payung hukum dalam menggelar ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu. Tak hanya itu, Menpora ingin merenovasi sirkuit Sentul agar bisa digunakan dalam seri MotoGP.

“Draftnya sudah ada dan sedang kami bahas, semoga bisa diterbitkan bulan ini. Dengan adanyanya Keppres ini akan membantu pihak-pihak lain seperti sponsor yang ingin membantu pendanaan. Karena mereka kan juga butuh payung hukum melalui Keppres ini,” beber Imam Nahrawi usai meresmikan Sirkuit Option Platinum, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (13/12).

Pihaknya juga memastikan bahwa dua tahun lagi, tak hanya sebagai tuan rumah saja Indonesia di ajang MotoGP. Pebalap Indonesia wajib masuk ke dalam perlombaan. “Masak hanya jadi penonton saja. Makanya, selama tahun depan, kita juga harus menyiapkan atlet-atletnya,” tandas Imam Nahrawi.

Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2017 usai Kemenpora menandatangani Letter of Intent (LOI) yang merupakan salah satu syarat dari promotor MotoGP, Dorna, pada akhir November lalu. Adanya hal tersebut, Indonesia berhak mendapat satu slot sebagai tuan rumah MotoGP, menyisihkan kandidat lainnya, seperti Kazhakstan, Thailand, Finlandia, Brasil, dan Chile.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge