0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rumput Alun-Alun Karanganyar Diganti

dok.timlo.net/nanang rahadian
Penggantian rumput Alun-alun Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Alun-Alun Karanganyar bakal memiliki tampilan cantik, dalam beberapa waktu ke depan. Pemkab Karanganyar akan mengganti seluruh rumput di lapangan tersebut, dengan rumput baru hasil riset laboratorium Universitas Sebelas Maret (UNS), yang tetap hijau saat musim kemarau maupun hujan.

“Permukaan tanah yang berkerikil juga dilepas. Setelah itu, diberi tanah yang bagus dan ditanami rumput hasil riset UNS, yang perawatannya mudah. Rumput ini tetap hijau, meski kemarau. Selain itu, perawatannya juga mudah, karena tidak perlu mencabuti anak-anak rumput,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Senin (14/12).

Selain itu, lanjut Bupati, di bawah permukaan tanah dipasangi pipa-pipa untuk sistem penyiraman rumput secara otomatis. Dana Rp 200-an juta digelondorkan Pemkab, untuk menata lapangan yang terletak di seberang kantor Sekretariat Daerah (Setda) tersebut.

“Saat ini, sedang dalam pengerjaan,” jelas Juliyatmono.

Juliyatmono mengatakan, untuk menanam rumput baru, permukaan alun-alun harus diratakan dulu.
Untuk menyirami rumput tersebut, digunakan air limpasan dari air mancur di Taman Gajah yang terletak di sisi utara alun-alun.

“Air mancur di Taman Gajah kan juga harus dijaga kebersihannya. Jadi air limpasannya, nanti ditampung, kemudian disalurkan untuk menyirami rumput Alun-Alun. Jadi penggunaan airnya efektif. Saat musim kemarau, juga tetap bisa disirami,” jelasnya.

Perbaikan tersebut merupakan bagian dari penataan kompleks Alun-Alun. Setelah menata kawasan plasa (pelataran santai), Pemkab pada tahun ini juga mempercantik tampilan Monumen Gerakan Sayang Ibu di sisi barat.

Sedangkan Taman Gajah saat ini dalam proses penataan, di mana di tempat itu akan ada atraksi air mancur yang ditimpali permainan sinar laser.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge