0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LMDH‪ : Penghijauan Hanya Seremonial

Iwan Fals melakukan reboisasi di Gunung Lawu (timlo.net/nanang)

Karanganyar — Program penghijauan yang dilakukan pemerintah pusat hingga daerah hanya dianggap acara seremonial. Penanaman bibit pohon tidak diikuti dengan perawatan sehingga bibit tersebut mati. Bahkan banyak bibit bantuan dari pemerintah yang tidak ditanam dan hanya diserahkan ke masyarakat begitu saja.

”Terakhir penghijauan mengundang artis, pohon yang ditanam hanya beberapa saja. Sisanya dibiarkan teronggok dan diserahkan ke masyarakat tanpa ditanam. Masyarakat jenuh dengan acara-acara semacam itu,” jelas Ketua Paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lawu Utara Suyatno, Minggu (13/12).

Suyatno mengungkapkan, program penghijauan yang dilakukan setiap tahun, seperti di Gunung Lawu, sia-sia. Kebakaran Gunung Lawu rutin terjadi setiap tahun sejak tahun 2003. Setelah kebakaran padam, pemerintah membagikan bibit untuk ditanam.

“Bibit pohon yang selesai ditanam tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dirawat,” kata Suyatno.

Dijelaskannya, masyarakat di lereng Gunung Lawu juga menilai kebakaran yang terjadi setiap tahun tidak ditangani dengan serius. Hampir setiap tahun hutan Lawu terbakar, namun penyebab-penyebab kebakaran tidak pernah terungkap dengan jelas. Dia mencontohkan aktifitas pembakaran kayu yang dilakukan pembuat arang kayu. Hal itu seolah dibiarkan saja tanpa penindakan.

”Pembuat arang biasanya menebang dan membakar kayu di hutan, itu bisa jadi penyebab kebakaran. Tapi mereka sama sekali tidak ditindak, padahal kawasan hutan lawu jelas-jelas adalah hutan lindung,” terang dia.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah daerah dan pusat, dalam hal ini Perhutani untuk lebih serius soal penghijauan dan penanganan kebakaran di Gunung Lawu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge