0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hasil Pilkada Solo, KSB Puas, PDIP Lakukan Evaluasi

Dok. Timlo.net/Daryono
Ketua II KSB, Umar Hasyim (Dok. Timlo.net/Daryono)

Solo —  Meski gagal mengantarkan pasangan Anung Indro Susanto – M.Fajri (AFi) memenangi pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota Solo, Koalisi Solo Bersama (KSB) mengaku puas atas perolehan AFi.

“Perolehan (AFi) 39,61 persen bagus. Di awal muncul, popularitas Pak Anung kan hanya 8 persen, sementara Pak Rudy sudah 90 persen. Dalam proses, (popularitas Anung) kemudian menjadi 39,61 persen. Itu kan lonjakan drastis,” kata Ketua II KSB, Umar Hasyim, kepada wartawan, Jum’at (11/12).

Sebagaimana diketahui, hasil hitung cepat pindai C1 di laman KPU, www.pilkada2015.kpu.go.id, memastikan pasangan petahana yang diusung PDIP, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) – Achmad Purnomo memenangi Pilkada dengan perolehan 60,39 persen. Data KPU tersebut sudah 100 persen atau data dari 1.000 TPS di Solo. Rudy-Purnomo mengalahkan rivalnya, Anung-Fajri yang hanya memperoleh 39,61 persen.

Meski AFi tidak menang, lanjut Umar, AFi tidak kalah telak seperti prediksi sebagian orang. Umar menilai hal itu sebagai solidnya mesin partai KSB dan relawan.

Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa mengatakan perolehan Rudy-Purnomo dengan kisaran 60 persen memang jauh dari target PDIP Solo sebesar 70 persen.

”Ada faktor yang perlu kami evaluasi dalam perolehan suara dalam Pilkada 2015 ini. Sebab berdasar perhitungan sementara maupun hitung cepat, kisaran perolehan suara pasangan calon (paslon) kami hanya berkisar pada angka 59 persen atau di bawah target yakni 76 persen,” ujarnya.

Teguh berpendapat, munculnya isu SARA di masa kampanye mampu menggoyahkan suara PDIP di daerah-daerah tertentu. Hal itu menjadi catatan tersendiri bagi PDIP dimana ketokohan dan kapabilitas calon yang telah membuktikan kinerjanya pada masyarakat bisa dikalahkan dengan isu SARA.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge