0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bappeda Solo Kebut Data Warga Miskin untuk JKN

dok.timlo.net/gg
Logo JKN (dok.timlo.net/gg)

Solo – Badan Perecanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solo mengejar penyelesaian data warga miskin di Kota Bengawan. Pasalnya data tersebut harus selesai pada akhir tahun ini. Hal ini berkaitan dengan rencana integrasi program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Solo (PKMS) jenis Gold menjadi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Sebenarnya telah selesai pendataannya, hanya tinggal olah data saja. Kami sudah menjanjikan kepada DKK (Dinas Kesehatan Kota) untuk akhir bulan ini selesai,” ungkap Kepala Bappeda setempat, Ahyani, Jumat (11/12).

Dijelaskan, Pemerintah Kota membentuk tim yang ditugaskan untuk turun langsung ke rumah-rumah warga. Tim ini bekerjasama dengan RT dan RW setempat. Tim dibekali dengan 25 item katagori dalam melakukan pendataan warga miskin. Data ini, akan digunakan sebagai rujukan untuk menentukan langkah pemerintah kota.

Ahyani mengungkapkan bahwa ada perbedaan antara kategori miskin yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS). BPS menggunakan 13 kategori yang digunakan diseluruh Indoneisa. Padahal, menurut Ahyani, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

“Kalau BPS itu item yang digunakan sama di seluruh Indonesia. BPS mengupdate data itu terakhir tahun 2011,” kata dia.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PKMS DKK Solo, Ida Angklaita mengatakan, saat ini pengguna PKMS Gold belum bisa diintegrasikan dengan program BPJS kesehatan. Hal itu dikarenakan belum rampungnya proses pendataan yang dilakukan oleh Bappeda. Namun dirinya berjanji akan segera menyelesaikan data tersebut, paling lama akhir tahun ini.

“Kita jadwalkan selesai bulan Desember ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge