0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PGRI Solo Pastikan Hadiri HUT PGRI di Jakarta

dok.timlo.net/red
Ketua PGRI Kota Solo, Sugiaryo (dok.timlo.net/red)

Solo — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Solo memastikan akan menghadiri peringatan HUT ke-70 Tahun PGRI, di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (13/12).

“Kami mengirimkan perwakilan guru dari jajaran pengurus tingkat kota hingga ranting PGRI Solo yang berangkat ke Jakarta,” ungkap Ketua PGRI Solo, Sugiyaryo kepada wartawan, di Solo, Jumat (11/12).

Sejauh ini, kata Sugiyaryo, undangan kepada para guru untuk menghadiri peringatan HUT PGRI di Jakarta tersebut sudah ditembuskan jajaran pengurus Kota Solo, antara lain melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), maupun pengurus ranting PGRI. Sehingga selain jajaran pengurus PGRI Kota Solo, akan ada perwakilan dari para guru.

Diakui, belum lama ini turun Surat Edaran (SE) Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) No. B/3903/M.PANRB/12/2015 tertanggal 7 Desember yang ditandatangani oleh Menpan RB, Yuddi Krisnandi. Melalui SE tersebut, Menpan RB meminta guru untuk menghindari semua bentuk aktivitas yang dapat mengurangi citra guru sebagai pendidik nasional, antara lain ikut serta dalam kegiatan perayaan guru dan peringatan PGRI yang dilaksanakan sebagai Hari Guru Nasional (HGN).

Sugiyaryo mengatakan, turunnya SE Menpan RB tersebut justru dipertanyakan mengingat terkait peringatan HUT PGRI yang akan digelar PGRI pusat tersebut tidak menyalahi aturan yang berlaku. Apalagi, keberadaan PGRI yang selama ini menjadi wadah atau organisasi bagi para guru juga sudah sesuai ketentuan.

“Penyelenggaraannya pun hari Minggu, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Sugiyaryo menyatakan, visi PGRI, terwujudnya organisasi mandiri dan dinamis yang dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui perannya oleh masyarakat, PGRI didirikan untuk mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dengan program utama di bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge