0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kalah di Pilkada Malang, PDIP bakal Gugat ke MK

PDIP Malang akui kekalahan di Pilkada (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Proses rekapitulasi suara di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sedang berjalan. Namun hasil sementara sudah menunjukkan pasangan calon nomor 1, Rendra Kresna – HM Sanusi lebih unggul dari pasangan calon nomor 2, Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi.

Sri Untari, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur mengakui perhitungan sementara kalah oleh pasangan calon nomor urut 1. Namun karena Pilkada ditengarai ada banyak pelanggaran dan kecurangan, pihaknya akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Maka kami akan tetap melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Sri Untari di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Kamis (10/12) malam.

Untari bersama Tim Pemenangan saat ini sedang konsentrasi untuk melakukan inventarisasi pelanggaran-pelanggaran salama proses Pemilu. Pihaknya juga sedang mengundang perwakilan kader PDIP untuk menegaskan tentang langkah yang akan ditempuh selanjutnya.

“Segera kami susun, hari ini akan kami umumkan kepada kawan-kawan di lapangan yang pada hari ini kita kumpulkan,” katanya.

Berdasarkan data sementara, suara masuk sudah 95,33 persen per pukul 15.00 WIB. Pasangan Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi kalah sekitar 5 persen oleh pasangan nomor 1, Rendra Kresna dan HM Sanusi.

Pasangan Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi mendapatkan 501.362 suara atau 43,79 persen. Suara pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan itu kalah unggul dari pasangan nomor 1, Rendra Kresna dan HM Sanusi yang mendapatkan 573.538 suara atau 50,10 persen.

Disusul pasangan nomor urut 3, Nurcholis – M Mufidz yang mendapat 44.493 suara atau 3,89 persen. Selain itu juga tercatat jumlah angka golput sebanyak 802,931 suara atau 41.22 persen. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 25.420 suara atau 2.22 persen.

“Bukan kita tidak legowo, tetapi kita mencari keadilan di tempat yang memang disiapkan untuk itu (MK),” tegas Untari. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge